Surabaya (ANTARA) - Grün Uluwatu resmi dibuka di kawasan selatan Bali pada September 2025 sebagai resor ramah lingkungan yang menghadirkan pengalaman menginap menyatu dengan alam.
Pendiri Grün, Florian Holm, mengatakan konsep pembangunan resor tersebut berawal dari gagasan sederhana untuk menghadirkan ruang yang selaras dengan alam.
“Grün dibangun dari gagasan sederhana, yakni alam yang menginspirasi, kami yang mengikuti alurnya,” kata Holm dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Rabu.
Ia menjelaskan, resor dengan 56 kamar itu memadukan vila dan rumah pohon yang dirancang mengikuti pepohonan serta kontur alam.
Beberapa vila, kata dia, juga dilengkapi kolam renang pribadi dengan pemandangan laut lepas, sementara elemen kayu mendominasi desain untuk menghadirkan suasana tenang.
Menurut dia, selain menginap, tamu juga dapat menikmati berbagai program wellness, mulai dari kelas Pilates dengan alat khusus, yoga di shala terbuka, sauna, hingga kolam infinity yang menghadap laut.
"Semua aktivitas dirancang untuk menyelaraskan tubuh dan pikiran," ucapnya.
Selain itu, di pusat resor Grün, terdapat La Cima, yakni restoran all-day dining yang menyajikan hidangan berbahan lokal, termasuk hasil laut dari nelayan setempat dan produk agrowisata.
Bahkan, lanjutnya, tamu juga dapat menikmati suasana malam di sekitar api unggun dengan panorama laut.
"Grün menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasional, seperti mempertahankan pepohonan saat pembangunan, penggunaan energi surya, sistem pengolahan air, serta pengelolaan kebun agrowisata yang sekaligus menjadi atraksi bagi tamu," ujarnya.
Holm menambahkan, resor tersebut juga menawarkan fasilitas untuk berbagai kegiatan, antara lain ruang serbaguna Octagon, halaman rumput 1.000 meter persegi, dan dek panorama 200 meter persegi untuk pernikahan maupun pertemuan.
Resor yang berjarak 18 kilometer dari Bandara Internasional Ngurah Rai itu, kata Holm, juga menyediakan layanan penjemputan dengan kendaraan listrik bertenaga surya.
"Selain memperkuat sektor pariwisata, pembukaan Grün Uluwatu turut menciptakan lebih dari 150 lapangan kerja baru di Bali," ujarnya.
