Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan berbagai bantuan kepada atlet paralimpik Jatim pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2025 di Kantor National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) provinsi setempat di Kota Mojokerto, Kamis.

"Haornas peringatannya 9 September 2025 lalu, Alhamdulillah akhirnya kita syukuran di kantor NPCI Jatim. Kita juga bersapa dengan mereka para atlet untuk paralimpik," kata Khofifah.

Sebagai bentuk syukur, Gubernur Khofifah melakukan pemotongan tumpeng dan menyerahkan bantuan, antara lain peralatan sekolah untuk 15 atlet pelajar masing-masing senilai Rp1 juta, serta bantuan alat penunjang olahraga Rp150 juta.

Selain itu, diberikan pula tali asih kepada dua purna atlet difabel serta bantuan modal usaha kepada tiga atlet difabel berprestasi yang memiliki usaha, masing-masing Rp3 juta.

Tidak hanya saat tasyakuran, apresiasi juga telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam bentuk reward.

Khofifah menegaskan sejak periode pertama kepemimpinannya, nominal reward atlet paralimpik sama dengan atlet olimpiade maupun Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Sejak periode pertama kami, kita telah membangun kesetaraan reward. Jadi penghormatan, penghargaan dan apresiasi kita kepada atlet untuk paralimpik pada level dan cabor yang sama, reward-nya sama," katanya.

Khofifah berharap melalui tasyakuran ini prestasi atlet paralimpik Jatim semakin meningkat.

Ia memastikan dukungan dari Pemprov Jatim dan pemerintah kabupaten/kota akan terus dimaksimalkan agar pembinaan berjalan optimal.

Sebagai informasi, capaian Jatim pada Pekan Paralimpik Nasional (Papernas) 2024 meningkat dengan perolehan 21 medali emas, 20 perak, dan 11 perunggu.

Sementara itu, atlet pelajar Jatim di Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) 2023 Palembang menempati posisi empat dengan raihan 10 emas, 11 perak, dan 6 perunggu.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyatakan komitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) termasuk para atlet paralimpik.

"Tidak hanya prestasi paralimpik, tapi di cabor-cabor KONI lainnya juga meningkatnya luar biasa," ucapnya.

Ketua NPCI Jatim Imam Kuncoro menyampaikan terima kasih kepada Khofifah yang telah memberi kesetaraan.

"Berdiri di tahun 1970, baru sejak Ibu Gubernur Khofifah di tahun 2022 sejarah baru lahir di mana kami benar-benar merasakan kesetaraan," ujarnya.

Ucapan terima kasih juga datang dari pelatih atletik NPCI Jatim Amin Alfateja, atlet judo Yuliana Marinakei, serta atlet renang Olivia atas perhatian dan bantuan yang diberikan.



Pewarta: Willi Irawan
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026