Surabaya (ANTARA) - Pengembang perumahan PT Sinar Mas Land membukukan kinerja penjualan positif sejak awal tahun 2025 untuk proyek properti di wilayah Surabaya barat seiring dukungan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah itu.
Vice President of Sales & Promotion East Indonesia Sinar Mas Land Hario Utomo dalam keterangannya di Surabaya, Jumat, mengatakan proyek pelebaran Jalan Wiyung yang terus dikerjakan Pemerintah Kota Surabaya turut memperlancar akses menuju kawasan tersebut.
Di wilayah itu, Sinar Mas Land selaku pengembang kawasan perumahan Wisata Bukit Mas sejak awal tahun ini mencatat kenaikan penjualan rumah hingga 70 persen dibanding tahun 2024. Meskipun kondisi perekonomian nasional sedang melambat.
Hario menyebutkan pihaknya kini sedang mengerjakan klaster rumah baru bernama Chester setelah berhasil memasarkan 130 unit rumah tipe Chelsea.
"Kami sangat bersemangat karena proyek pelebaran jalan di depan Wisata Bukit Mas sudah rampung," katanya didampingi Vice President of Corporate Communication Sinar Mas Land Atikah Sunarya.
Hario menjelaskan klaster baru yang berada di lokasi terdepan Wisata Bukit Mas masih tergolong hunian mewah dengan harga jual mulai Rp2,9 miliar hingga Rp3,2 miliar.
Ada dua tipe yang ditawarkan kepada konsumen, yakni The Hummingbird ukuran 6×16 meter persegi dan The Canary ukuran 7×16 meter persegi. "Semuanya rumah dua lantai," imbuhnya.
Pada tahap pertama, sebanyak 65 unit rumah dibangun di klaster Chester dan diproyeksikan rampung tahun ini. "Saat ini sudah 50 persen unit terjual hanya dalam beberapa bulan sejak diluncurkan. Saya optimis akhir tahun sudah sold out," ujar Hario.
Ia menambahkan pengembangan tahap kedua klaster Chester rencananya baru dikerjakan pada 2026, mengingat potensi pasar terhadap rumah menengah atas dengan kisaran harga Rp2 miliar–Rp3 miliar di Surabaya masih lumayan bagus.
"Selain lokasi yang bagus dan akses mudah dijangkau, kelengkapan fasilitas pendukung juga menjadi pilihan konsumen. Itu menjadi fokus kami dalam mengembangkan kawasan hunian baru," kata Hario.
Pewarta: Didik KusbiantoroEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026