Moskow (ANTARA/RIA Novosti) - Kementerian Pertahanan Rusia akan menempatkan pesawat tempur pencegat jarak jauh MiG-31 di pangkalan Rogachyovo, Arktik, pada akhir tahun ini untuk memperkuat pertahanan di wilayah utara, kata laporan "Izvestia" mengutip pernyataan militer setempat pada Selasa. "Skadron MiG-31 akan menjadi bagian utama pembangunan sistem pertahanan anti-peluru kendali Rusia. MiG-31 mampu mencegat bukan hanya pesawat penyerang, namun juga rudal jelajah dengan hulu ledak nuklir dari Laut Barents hingga pesisir Laut Laptev," kata sumber tersebut. Pengamat militer Anatoly Tsyganok mengatakan MiG-31BM mempunyai daya jelajah 1.450km dengan menggunakan bahan bakar internal, bisa ditambah hingga 5,400km jika melakukan pengisian bahan bakar di udara. Walaupun Rusia tidak mempunyai cakupan radar berbasis di darat yang lengkap di wilayah bagian utara, namun pesawat jet berkursi dua itu bisa mencegat target hingga lebih dari 200km jauhnya berkat teknologi radar canggih dan perluru kendali jarak jauh. MiG-31 terkenal sebagai pesawat pencegat tercepat di dunia, dan telah mengalami peningkatan performa menjadi MiG-31BM. Seri yang telah dimodernisasi itu mengalami peningkatan di sistem penerbangan dan data digital, radar multimoda baru, display kokpit multifungsi berwarna, serta sistem kendali senjata yang lebih kuat, bisa melacak hingga 10 target secara bersamaan. Awal tahun ini, Angkatan Udara Rusia mengatakan sedang menguji rudal udara ke udara yang canggih, yang menurut para pakar mungkin adalah K-37M (dikenal juga dengan RVV-BD atau AA-X). Peluru kendali itu bisa dipasang pada MiG-31BM sehingga bisa meningkatkan kemampuan pencegatan terhadap rudal jelajah. Satu perwakilan Angkatan Udara mengatakan bahwa tidak akan ada masalah dalam menempatkan pesawat supersonik MiG di pulau es karena lapangan udara di sana mempunyai landasan yang bagus dan fasilitas pendukung yang lengkap bagi siapa saja yang tinggal di sana, termasuk anggota keluarga mereka. Rusia telah menempatkan Skadron Udara 63 dilengkapi dengan pesawat Sukhoi Su-27 di Rogachyovo sejak 1993.(*)
Berita Terkait
Dirut Antara sebut jurnalis muda perlu perspektif global
8 Februari 2026 19:15
Kantor Berita ANTARA dorong pembinaan pers mahasiswa
8 Februari 2026 04:30
ANTARA soroti pentingnya big data dalam diseminasi informasi
7 Februari 2026 12:48
LKBN ANTARA tingkatkan kapasitas wartawan melalui UKW
6 Februari 2026 10:06
Kementerian Imigrasi dan ANTARA perkuat kerja sama imigrasi dan pemasyarakatan
5 Februari 2026 20:37
Kemenimipas dorong ANTARA bangun jaringan pemberitaan global
5 Februari 2026 20:33
ANTARA berkomitmen jadi mitra utama TVRI gelorakan Piala Dunia 2026
3 Februari 2026 21:30
KSP dukung Kantor Berita ANTARA sebagai ekosistem narasi utama pemerintah
3 Februari 2026 18:32
