Gresik - Penjual bendera Merah Putih dan umbul-umbul musiman mulai marak di sejumlah titik wilayah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjelang pelaksanaan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia 2012.
Salah seorang penjual bendera yang berjualan di Jalan Jaksa Agung, Dedy Supriyadi di Gresik, Minggu mengatakan, harga setiap bendera dan umbul-umbul merah putih yang dijual bervariasi.
"Harga yang kami jual bervariasi, ada yang paling murah Rp15 ribu, namun ada yang paling mahal Rp150 ribu," ucap Dedy yang mengaku berasal dari Garut, Jawa Barat.
Dikatakannya, dalam sehari penjualan bendera dan umbul-umbul di wilayah Gresik bisa mencapai dua hingga tiga kodi atau sekitar 20 lembar. Namun, penjualan akan meningkat jika mendekati tanggal 17 Agustus.
"Pada pekan ini, setiap harinya bisa laku hingga dua kodi, namun awal Agustus nanti biasanya akan meningkat, dan kebanyakan pembeli dari kantor pemerintah dan swasta," paparnya.
Penjual lain yang mangkal di Jalan Panglima Sudirman, Babe Oja mengaku, penjualan bendera di wilayah Kabupaten Gresik cukup bagus dibanding daerah lain.
Sebab, dirinya yang sudah 9 tahun keliling berjualan bendera di sejumlah daerah di Jawa Timur, mengaku lebih cepat laku di Gresik daripada daerah lain.
"Apalagi jika bulan Agustus bersamaan dengan puasa seperti saat ini, maka sehari selalu ada orang yang membeli, entah itu dari peziarah yang datang ke makam wali atau warga Gresik sendiri," tuturnya.
Dikatakannya, bendera dan umbul-umbul Merah Putih yang dibeli masyarakat biasa digunakan untuk menghiasi kantor pemerintahan dan jalan kampung.
Oja mengaku, dirinya datang bersama 13 penjual lainnya dari Bandung, dan selalu berkeliling di sejumlah tempat untuk menjual bendera dan umbul-umbul saat mendekati bulan Agustus.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.