Tokyo (ANTARA) - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi berencana mengajukan tiga prinsip untuk memperkuat ketahanan energi dunia saat KTT Grup Tujuh (G7) di Prancis pekan depan, di tengah ketegangan kondisi terkini di kawasan Timur Tengah yang meningkatkan keprihatinan atas ketersediaan minyak.

Seorang sumber pada Kamis menyatakan tiga prinsip itu terdiri atas pengelolaan perdagangan energi yang bebas dan transparan, dukungan bagi cadangan minyak strategis yang lebih besar, dan promosi kerja sama yang lebih erat antara sejumlah negara produsen dengan negara konsumen minyak.

Jepang berharap inisiatif itu dapat membantu mewujudkan kesepahaman bersama di antara pemimpin G7 mengenai perlunya jaring pengaman persediaan energi di tengah meningkatnya risiko geopolitik.

Proposal tersebut juga dimaksudkan dapat memperluas dukungan internasional bagi kerangka kerja pendanaan usulan Jepang bernama Kemitraan sektor Ketahanan Sumber dan Energi Luas Asia.

Kemitraan itu dirancang untuk membantu negara-negara Asia mengamankan persediaan minyak yang stabil.

Takaichi direncanakan menyampaikan tiga prinsip itu dalam sesi mengenai ketahanan energi dan ekonomi pada KTT yang akan dibuka pada Senin (15/6).

Sumber: Kyodo-OANA



Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026