Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Ratusan aktivis dari berbagai elemen yang tergabung dalam Solidaritas Jember Melawan turun ke jalan untuk menyampaikan asipirasinya yakni menolak pengesahan Undang-Undang TNI dengan menggelar demonstrasi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Jawa Timur, Senin.
"Pengesahan Undang-Undang TNI sangat cacat formil dan tidak melibatkan publik, bahkan terkesan tergesa-gesa disahkan oleh DPR RI," kata koordinator aksi Haikal.
Menurutnya revisi UU TNI yang sudah disahkan oleh DPR merupakan langkah mundur dalam reformasi sektor keamanan dan berisiko memperkuat impunitas hukum bagi TNI.
"UU TNI yang baru itu juga dikhawatirkan akan melemahkan profesionalisme militer dan mengancam independensi peradilan. Pengesahan UU itu merupakan kemunduran demokrasi dengan menghidupkan kembali peran militer di ranah sipil," tuturnya.
Untuk itu, lanjut dia, Solidaritas Jember Melawan tetap menyuarakan tuntutan menolak UU TNI dengan mendesak refungsi sistem komando teritorial, menarik seluruh prajurit aktif TNI dari jabatan sipil, dan menghentikan segala bentuk kekerasan yang dilakukan oleh aparat.
"Kami juga menuntut transparansi dan partisipasi publik dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat, termasuk menegakkan kembali kebebasan pers," katanya.
Sementara Ketua DPRD Jember Ahmad Halim bersama sejumlah anggota dewan menemui para pengunjuk rasa untuk menerima aspirasi terkait dengan penolakan UU TNI.
"Mahasiswa meminta kami untuk menelpon anggota DPR RI terkait tuntutan penolakan disahkan nya UU TNI, sehingga saya menelpon anggota DPR RI Kawendra dan mahasiswa berkomunikasi langsung terkait tuntutannya," ujarnya.
Massa pengunjuk rasa memilih bertahan di Gedung DPRD Jember hingga malam hari, namun pihak Polres Jember meminta mahasiswa untuk pulang ke rumah masing-masing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi berkomunikasi dengan korlap aksi dan meminta mahasiswa untuk mundur, sehingga dengan berbagai pertimbangan maka aktivis Solidaritas Jember Melawan bersedia mundur.
Ratusan aktivis Jember turun ke jalan untuk menolak UU TNI
Senin, 24 Maret 2025 22:30 WIB

Ratusan aktivis Solidaritas Jember Melawan melakukan demonstrasi di Gedung DPRD Jember, Senin (24/3/2025). (ANTARA/Zumrotun Solichah)