Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api mulai memadati sejumlah stasiun di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember sepanjang Banyuwangi hingga Pasuruan selama tiga hari periode angkutan Lebaran pada 21-23 Maret 2025.
"Dalam tiga hari tersebut, jumlah penumpang yang naik kereta kelas eksekutif, ekonomi, dan lokal di wilayah Daop Jember hingga sore tadi mencapai 26.655 orang," kata Manajer Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9, Cahyo Widiantoro saat dikonfirmasi per telepon di Jember, Minggu malam.
Sedangkan jumlah penumpang kereta yang turun baik kelas eksekutif, ekonomi, maupun lokal di sejumlah stasiun sepanjang Banyuwangi hingga Pasuruan sebanyak 28.568 orang.
Cahyo menjelaskan kepadatan penumpang mulai mengalami kenaikan sejak awal libur sekolah pada 21 Maret 2025 hingga pada Minggu malam, sehingga trennnya meningkat.
"Berdasarkan data, tercatat jumlah penumpang yang naik pada 21 Maret 2025 sebanyak 8.070 orang, kemudian keesokan harinya pada 22 Maret 2025 meningkat menjadi 9.332 orang dan hari Minggu ini meningkat lagi menjadi 9.355 orang," tuturnya.
Peningkatan okupansi penumpang tidak hanya terjadi pada penumpang yang naik dari sejumlah stasiun wilayah Daop 9 Jember, namun jumlah penumpang yang turun juga mengalami peningkatan setiap harinya, bahkan cukup signifikan.
"Pada 21 Maret 2025 tercatat jumlah penumpang yang turun di wilayah Daop 9 Jember sebanyak 8.180 orang, kemudian meningkat menjadi 9.982 orang pada keberangkatan 22 Maret 2025, dan hari ini meningkat menjadi 10.628 orang," katanya.
KAI Daop 9 Jember telah menyiapkan 178.244 tempat duduk untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat selama periode mudik.dan balik Lebaran 2025 yang berlangsung pada 21 Maret – 11 April 2025,
Menurutnya KAI Daop 9 Jember terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman, aman, dan tepat waktu, serta seluruh rangkaian kereta api dilengkapi dengan fasilitas terbaik untuk memastikan kenyamanan pelanggan selama perjalanan.(*)