Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggagas program "Pasar Minggu", yakni memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil menengah untuk berjualan di lokasi tertentu pada setiap Minggu pagi.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Sumenep, Saiful Bahri, Jumat, menjelaskan, sejak beberapa waktu lalu, pihaknya bersama jajarannya mencoba merumuskan format program "Pasar Minggu" tersebut.
"Setelah melalui pembahasan di internal kami dan masukan dari beberapa pihak terkait, lokasi 'Pasar Minggu' itu diputuskan di sepanjang Jalan Dr Soetomo, Kecamatan Kota, tepatnya di sebelah timur Taman Adipura," ujarnya di Sumenep.
Ia mengatakan, pihaknya sengaja mencari lokasi yang pada setiap Minggu pagi selalu ramai dikunjungi oleh warga, karena substansi dari program "Pasar Minggu" adalah menjual produk pelaku usaha kecil menengah (UKM).
"Di Jalan Soetomo itu terdapat dua lokasi wisata, yakni Pendapa Agung dan Museum Daerah Sumenep yang pada Minggu pagi biasanya ramai dikunjungi oleh wisatawan asal luar daerah. Para wisatawan itu biasanya juga mengunjungi Masjid Agung yang posisinya berada di sebelah barat Taman Adipura," ucapnya.
Selain itu, kata dia, sejak dulu, kawasan Taman Adipura adalah salah satu lokasi di Sumenep yang menjadi pusat aktivitas warga setempat untuk sekadar jalan-jalan maupun olah raga ringan pada setiap Minggu pagi.
"Kami akan mengatur lokasi 'Pasar Minggu' (Jalan Dr Soetomo) tersebut dilalui atau dilewati oleh para wisatawan yang mengunjungi Museum Daerah. Oleh karena itu, kendaraan bermotor yang dinaiki para wisatawan diharuskan diparkir di sebelah barat 'Pasar Minggu'," paparnya.
Saiful menjelaskan, sesuai hasil koordinasi dengan pimpinan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep, jumlah rata-rata pengunjung Pendapa Agung dan Museum Daerah sebanyak 250 orang pada setiap Minggu.
"Pengunjung yang berasal dari luar daerah biasanya naik bus (45-55 orang). Kalau lagi ramai, kadang terdapat 15 bus yang mengangkut wisatawan untuk mengunjungi Pendapa Agung dan Museum Daerah Sumenep," ujarnya, mengungkapkan.
Kalau tidak ada kendala, program "Pasar Minggu" yang digagas Pemkab Sumenep mulai dilaksanakan pada Minggu (27/11).
"Untuk sementara sudah ada 11 pelaku UKM yang siap berpartisipasi dalam program 'Pasar Minggu'. Kami optimistis pada pelaksanaan 'Pasar Minggu' selanjutnya akan lebih banyak yang berpartisipasi," ucapnya.
Ia juga mengemukakan, pelaku UKM yang berpartisipasi dalam program "Pasar Minggu" harus membuat stan yang bisa dibongkar pasang atau tidak permanen.
"Waktu pelaksanaan 'Pasar Minggu' itu sejak pukul 05.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Ketika siang, lokasi tersebut harus bersih dari stan," kata Saiful, mengungkapkan.
Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.