Setelah menempuh jarak ribuan kilometer, obor akan menyalakan kuali Olimpiade pada upacara pembukaan Olimpiade. Berselang dua pekan kemudian, perjalanan untuk kirab obor Paralimpiade akan dimulai untuk kembali menyalakan kuali pada upacara pembukaan Paralimpiade pada 28 Agustus 2024.
Obor tersebut nantinya dibawa oleh 11.000 orang -- 10.000 pada Olimpiade, 1.000 pada Paralimpiade -- dalam kirab obor. Meskipun kirab obor dilakukan dalam dua acara yang berbeda, desain obornya persis sama.
"Mengikuti logika kami untuk membangun jembatan antara Olimpiade dan Paralimpiade, pada edisi sebelumnya memiliki lambang dan maskot yang sama. Di Paris 2024, kami juga akan memiliki desain obor tunggal," kata Estanguet dikutip dari laman resmi Olimpiade, Rabu.
"Ini mewujudkan setiap edisi Olimpiade."
"Ketika kita melihat kembali sejarah, setiap obor lebih indah dari yang lain, masing-masing dengan keunikannya sendiri. Setiap negara mencoba menampilkan kreativitasnya dan kami dapat melihatnya," ujar Estanguet.
Baca juga: Indonesia raih prestasi Olimpiade Fisika di Jepang, satu siswa asal Malang
Pewarta: Arindra MeodiaUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.