Kepala Klinik Paviliun RSUD dr Sayidiman Magetan, dr Sugito di Magetan, Rabu, mengatakan, tes kesehatan tersebut merupakan pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis. Sebelumnya para calon haji tersebut telah melakukan pemeriksaan di puskesmas yang ditangani dokter umum.
"Ini merupakan pemeriksaan kiriman dari puskesmas. Jadi, di puskesmas sudah ada pemeriksaan dari dokter umum," kata Sugito.
Menurut dia, pada pemeriksaan tersebut rata-rata merupakan calon haji berusia di atas 60 tahun yang kemungkinan memiliki penyakit diabetes, jantung, ataupun yang lainnya. Maka dari itu mereka perlu melakukan konsultasi dengan dokter penyakit dalam untuk menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
"Yang di sini merupakan calon haji umurnya di atas 60 tahun dan masuk kategori risiko tinggi. Mungkin ada yang diabetes ataupun jantung makanya dikonsultasikan dengan dokter penyakit dalam," katanya.
Nantinya hasil dari pemeriksaan itu akan menjadi rekomendasi dan catatan calon jemaah haji selama menunaikan ibadah haji.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan bagi 350 calhaj tersebut digelar beberapa hari ke depan.
Diharapkan, ke depan para calhaj tetap menjaga kebugaran dan kesehatan dengan tetap berolahraga minimal berjalan kaki, sehingga ketika berangkat ke Tanah Suci, semuanya sehat dan bisa mengikuti kegiatan ibadah dengan optimal.
Pewarta: Louis Rika StevaniUploader : Abdullah Rifai
COPYRIGHT © ANTARA 2026