Bagi keluarga duka, mereka ini adalah pahlawan juga

Surabaya (ANTARA) - Start up pertama di bidang kedukaan asal Indonesia bernama Solusi Duka memberikan penghargaan kepada 10 instansi yang sangat berjasa saat pandemi COVID-19 melanda Surabaya untuk memperingati Hari Pahlawan.

Piagam penghargaan khusus untuk para pahlawan masa kini tersebut diberikan secara maraton sejak Rabu (10/11) lalu.

"Tim kami (Solusi Duka) menyaksikan sendiri sejak awal pelayanan live streaming kedukaan Februari 2021 hingga kini bagaimana mereka berjuang di tengah kondisi yang bahkan keluarga sendiri enggan mendekat karena berbagai alasan. Bagi keluarga duka, mereka ini adalah pahlawan juga," kata Founder dan CEO Solusi Duka, William melalui keterangannya, Selasa.

Solusi Duka memberikan apresiasi kepada pahlawan bidang kedukaan, seperti: Yayasan Adi Jasa sebagai penyedia rumah duka, Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau Unit Pelaksana Teknis Daerah (DKRTH UPTD) Pemakaman Pemkot Surabaya sebagai pengelola krematorium dan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Selanjutnya pengelola krematorium Keputih, petugas penggali kubur di TPU Keputih, petugas perias jenazah, petugas live streaming, serta penyedia peti seperti Ario, Gloria, Agape, dan Rahmat Sejahtera.

Start up sosial asal Kota Pahlawan yang meraih rekor MURI di Tahun 2019 ini juga melakukan manuver bisnis atau pivoting dengan membuat ruang duka digital, yaitu sebuah website khusus bagi almarhum yang memungkinkan para relasi untuk melayat secara virtual.

Dengan layanan ini, start up karya arek Suroboyo ini telah berhasil membantu lebih dari 2 juta pelayat yang berasal dari 42 negara untuk menghadiri prosesi pemakaman warga Surabaya secara daring.

"Inovasi ini lahir dari empati terhadap masyarakat yang kehilangan sosok almarhum, namun terhalang ruang dan waktu pada saat pandemi ini. Kami tergerak untuk membantu masyarakat agar dapat memberikan perhatian dan penghormatan terakhir dengan teknologi digital," ujarnya.

Kepala Kantor Rumah Duka Adijasa, Agus menyambut baik atas apresiasi dari PT Solusi Duka Indonesia tersebut. Dia mengakui di era pandemi ini platform seperti solusi duka ini sangat banyak dicari oleh para kliennya.

"Selama ini aplikasi seperti ini (solusi duka) banyak dicari. memang masih baru tapi banyak keluarga yang sedang berduka itu membutuhkan karena banyak keluarga yang dari luar negeri dan luar daerah yang ingin mengikuti prosesi persemayaman dan sebagainya," ujar Agus.

Menurutnya apresiasi itu jika dikategorikan sebagai pahlawan. Dia mengaku masih jauh tapi paling tidak bisa menolong masyarakat yang sedang berduka.

"Sangat mengapresiasi program tersebut tapi jika dikategorikan dalam pahlawan kita masih jauhlah," kata Agus.

Agus juga mengapresiasi salah satu program yang sedang digarap Solusi Duka yakni karangan bunga digital. Menurutnya, selain praktis juga dapat mengurangi sampah yang biasanya dihasilkan karangan bunga konvensional.

"Menurut saya karangan bunga digital itu sangat praktis dan tidak makan tempat serta tidak mengurangi esensi bagi para kolega yang mengucapkan duka melalui karangan bunga digital itu," ucapnya. (*) 



Pewarta: Willy Irawan
Editor : Slamet Hadi Purnomo

COPYRIGHT © ANTARA 2026