TPID tidak boleh lengah, harus tetap menjaga agar harga stabil
Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memutuskan untuk melakukan operasi pasar saat Ramadhan 2019 guna memastikan harga bahan pokok bisa stabil, sehingga masyarakat lebih terjangkau daya belinya.

"Kami evaluasi apa saja harga yang naik, misalnya bawang putih ternyata impor telat. Namun, sudah dipastikan 15.000 ton akan ke Jawa Timur dan akan kami distribusikan lewat operasi pasar. Kami melakukan operasi pasar mulai 7 sampai 28 Mei 2019," kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar setelah rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, di Kediri, Jawa Timur (Jatim), Senin.

Ia mengatakan operasi pasar itu sangat penting. Untuk saat ini, harga bahan pokok yang naik drastis memang bawang putih, sehingga dengan operasi pasar, ia mengharapkan harga bisa lebih stabil.

Nantinya, kata dia, bawang putih juga ada di operasi pasar, di mana pembelian dibatasi maksimal satu kilogram.

"Kami akan jadikan satu paket satu kilogram, tidak boleh lebih dari itu belinya. Bawang merah juga. Selain itu apabila terjadi kenaikan harga daging ayam karena kebutuhan tinggi,  akan ada intervensi. Telur juga," kata dia.

Pihaknya sudah memetakan lokasi untuk operasi pasar di setiap kelurahan. Dengan itu,  ia mengharapkan operasi pasar menjangkau langsung pemakai di rumah tangga dan bukan pedagang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Yetti Sisworini mengatakan jadwal operasi pasar memang sudah ditentukan dan setiap hari akan ada tiga kelurahan yang menjadi sasaran.

"Sudah rutinitas menjelang Ramadhan pasti ada kecenderungan harga naik. TPID tidak boleh lengah, harus tetap menjaga agar harga stabil. Jadi, tujuannya TPID bukan untuk menurunkan harga, tapi mentasbilkan harga agar tidak melambung," kata Yetti.

Ia menambahkan selain tiga titik kelurahan yang menjadi fokus dalam operasi pasar. Untuk akhir pekan akan dilakukan  di titik keramaian, misalnya area Taman Sekartaji, Taman Makan Pahlawan (TMP), serta sekitar Lapangan Gajahmada Kota Kediri.

Komoditas yang dijual dalam operasi pasar antara lain beras, minyak goreng, telur ayam, terigu, gula pasir, bawang merah, dan bawang putih.

Rapat TPID Kota Kediri itu, selain dihadiri oleh Wali Kota dan dari Bank Indonesia Kediri, juga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, Bulog Kediri, Dinas Perhubungan Kota Kediri, Kadin Kota Kediri, dan sejumlah pejabat lainnya.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026