Untuk mewujudkan Kampung Arema tersebut, Pemkot Malang sudah menyiapkan lahan seluas 25 hektare di Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru. "Sudah ada beberapa investor yang mengajukan penawaran pembangunan Kampung Arema iniMalang (ANTARA) - Miniatur berbagai hal yang bersentuhan dengan wilayah Malang raya, seperti pantai dan beragam kuliner khas Malang dalam waktu dekat ini segera terwujud dalam satu area (lokasi), yakni di Kampung Arema yang akan dibangun Pemkot Malang sebagai destinasi wisata baru.
Wali Kota Malang Sutiaji di Malang, Senin, mengemukakan untuk mewujudkan Kampung Arema tersebut, Pemkot Malang sudah menyiapkan lahan seluas 25 hektare di Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru. "Sudah ada beberapa investor yang mengajukan penawaran pembangunan Kampung Arema ini," kata Sutiaji.
Hanya saja, lanjutnya, pihaknya harus mengkaji lebih dalam dan detail sebelum menentukan investor mana yang akan menggarap Kampung Arema tersebut.
Menurut politikus Partai Demokrat itu, kearifan lokal dan hal apapun yang menjadi ciri khas Malangan akan ditampilkan di Kampung Arema, tidak hanya Kota Malang saja, tapi juga potensi yang dimiliki Kabupaten Malang maupun Kota Batu.
Selain miniatur pantai dan beragam kuliner khas Malang, baik berupa minuman maupun makanan, Kampung Arema nanti juga akan menghadirkan miniatur rumah khas Malangan, bahkan bahasa untuk komunikasi di kawasan kampung itu nanti harus menggunakan bahasa walikan (terbalik).
Bahasa walikan tersebut, menjadi ciri khas komunikasi warga Malang raya. Selain itu, bahasa walikan yang digunakan dalam berkomunikasi itu nanti sekaligus mengenalkan salah satu identitas bahasa khas Malangan.
Sementara itu, Kepala Dimas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni merencanakan pembangunan Kampung Arema dimulai pada tahun 2020.
"Saat ini, kami masih perlu membuat kajian yang detail dengan para investor sebelum menyusun besaran anggaran yang dibutuhkan. Setelah dikaji, kemudian disusun penyusunan Detail Engineering Design (DED)," ucap Ida.
Ia mengaku masih banyak yang harus dikaji untuk mewujudkan Kampung Arema tersebut. "Pada intinya kami berharap Kampung Arema ini akan menjadi daya tarik utama para wisatawan untuk berkunjung ke Malang raya," ujarnya.
Menyinggung penentuan lokasi di kawasan Tasikmadu, Ida mengatakan karena Tasikmadu masih banyak lahan kosong dan cukup luas. Apalagi, nanti ada jalan tol Malang-Pandaan (Mapan), pasti akan ada peningkatan volume kendaraan yang melalui jalur tersebut.
"Kami optimistis, Kampung Arema nanti bisa menjadi daya tarik wisatawan, bahkan menjadi 'jujugan', sebelum mereka menuju ke lokasi wisata lainnya yang ada di wilayah Malang raya," tuturnya.
Sebelumnya, Kota Malang juga telah memiliki sejumlah destinasi wisata yang bertema kampung, seperti Kampung Warna Warni yang cukup dikenal, Kampung Biru, Kampung Putih, Kampung 3D, dan Kampung Glintung. (*)
Pewarta: Endang SukarelawatiEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026