BPBD Situbondo catat enam kecamatan berpotensi terjadi angin puting beliung

id Situbondo,BPBD Situbondo,angin puting beliung

BPBD Situbondo catat enam kecamatan berpotensi terjadi angin puting beliung

Dokumentasi - Rumah warga di Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, rusak diterjang puting beliung. Minggu (18/11). (Foto BPBD Situbondo)

Situbondo (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Jawa Timur, mencatat sedikitnya enam dari 17 kecamatan di daerah setempat berpotensi terjadi bencana angin puting beliung dalam beberapa hari ke depan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya yang berada di enam kecamatan yang masuk zona rawan hujan dan angin kencang," kata Kepala Pelaksana (Kalaksana) BPBD Situbondo Taufiq Hidayat di Situbondo, Senin.

Ia menyebutkan, enam kecamatan berpotensi terjadi angin puting belung itu tersebar di wilayah barat dan wilayah timur Kabupaten Situbondo, meliputi Kecamatan Jatibanteng, Sumbermalang, Banyuglugur, Besuki, Asembagus, dan Banyuputih.

Menurut ia, kecamatan yang berpotensi terjadi angin puting beliung itu disebabkan adanya awan kumulus, yakni awan yang terlihat hitam pekat.

"kalau melihat awan hitam pekat, itu merupakan awan kumulus. Oleh karena itu, ketika melihat awan kumulus sudah harus antisipasi, sebab awan tersebut mengandung energi negatif dan positif dan biasanya terjadi hujan deras bersamaan dengan petir," ujarnya.

Sedangkan 11 kecamatan lainnya, lanjut Taufiq, kemungkinan besar aman, namun demikian masyarakat tetap diimbau selalu waspada.

"Semoga di Situbondo tidak terjadi apa-apa, kendati BMKG mengimbau masyarakat selalu waspada," katanya.

Taufiq menambahkan, BPBD Situbondo gencar melaksanakan kegiatan sosialisasi bencana alam ke desa-desa guna mengurangi risiko dampak bencana.

"Ada beberapa desa yang sudah kami bentuk desa tangguh bencana, seperti Desa Sumberkolak di Kecamatan Panarukan," paparnya. (*)
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar