Pomal Lantamal V tangkap perwira TNI AL gadungan

id lantamal v,perwira gadungan,pom lantamal

Pomal Lantamal V tangkap perwira TNI AL gadungan

Komandan Polisi Militer Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono (kiri) saat memeriksa perwira TNI AL gadungan beserta sejumlah barang bukti yang diigunakan pelaku untuk menipu, Rabu (6/3). (Foto Istimewa/Dispen Lantamal V)

Kami mengamankan pria bernama Irwan Fajar Subaditya yang mengaku sebagai anggota TNI AL
Surabaya (ANTARA) - Polisi Militer Pangkalan Utama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (POM Lantamal V) menangkap perwira TNI AL gadungan yang diduga melakukan penipuan sehingga meresahkan masyarakat.

"Kami mengamankan pria bernama Irwan Fajar Subaditya yang mengaku sebagai anggota TNI AL," ujar Komandan Polisi Militer Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono kepada wartawan di Surabaya, Rabu.

Ia menegaskan bahwa Irwan yang mengaku berpangkat Mayor bukan seorang anggota militer, melainkan warga sipil yang mencoba mencari keuntungan pribadi dari upaya penipuan dengan mengaku ngaku sebagai anggota TNI AL.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, seorang wanita berinisial SM asal Dupak Masigit Surabaya merasa ditipu oleh pria yang mengaku anggota militer berdinas di reserse AL.

Pihaknya lantas menindaklanjuti dengan mencari tahu keberadaan Irwan Fajar yang hasilnya diketahui dari warga sekitar bahwa memiliki kepribadian kurang baik.

"Kami memerintahkan Kadislidpam Pom Lantamal V untuk menurunkan Tim Lidkrimpamfik, lalu menyusun rencana mengamankan pria yang dimaksud," ucapnya.

Setelah dilaksanakan pengintaian, kemudian personel Lidpam menangkap dan  mengamankan pelaku di kawasan rumahnya ke markas komando POM Lantamal V Surabaya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Lidpam, kata dia, didapatkan bahwa Irwan Fajar bukan anggota militer, melainkan setiap harinya bekerja sebagai sopir taksi "online".

Tak hanya itu, pria TNI AL gadungan tersebut juga mengaku di hadapan perempuan yang dikenalnya berpangkat mayor agar mau dinikahi siri pada Desember 2015, bahkan saat ini memiliki seorang anak.

"Ini sangat merugikan nama institusi TNI, khususnya AL. Selanjutnya pelaku  kami limpahkan ke Polrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," katanya. ***2***
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar