Ratusan Prajurit TNI AL Ikut Seleksi Pasukan Perdamaian

id seleksi pasukan perdamaian, prajurit tni, koarmada ii,pasukan perdamaian PBB,prajurit TNI AL

Ratusan Prajurit TNI AL Ikut Seleksi Pasukan Perdamaian

Sejumlah prajurit calon Pasukan Perdamaian PBB menjalani tes mengemudi di Surabaya, Rabu (21/11/2018). (IST/Dispen Koarmada II)

terdapat 145 prajurit Koarmada II yang mengikuti seleksi tahap awal tersebut
Surabaya (Antaranews Jatim) - Ratusan prajurit TNI Angkatan Laut Komando Armada (Koarmada) II mengikuti tes untuk menjadi anggota Pasukan Perdamaian Persatuan Bangsa-bangsa yang akan bertugas di Lebanon.

"Ini merupakan seleksi tahap awal dalam rangka seleksi daerah sebagai calon anggota Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon," ujar Kepala Dinas Penerangan Koarmada II Letnan Kolonel Laut (KH) Suratno kepada wartawan di Surabaya, Rabu.

Dia menjelaskan, terdapat 145 prajurit Koarmada II yang mengikuti seleksi tahap awal tersebut.

"Mereka di antaranya menjalani tes kesamaptaan jasmani, kesehatan umum, kesehatan jiwa, tes mengemudi, komputer, dan bahasa Inggris, yang dimulai hari ini di tiga tempat berbeda di Surabaya, yaitu Komando Latihan Koarmada II, Dinas Angkutan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V dan Lapangan Pasiran Koarmada II," katanya.

Ratusan peserta seleksi Pasukan Perdamaian PBB Lebanon itu dijadwalkan menjalani seluruh rangkaian tes hingga satu minggu ke depan.

Penanggung Jawab Seleksi Asisten Personel (Aspers) Koarmada II Kolonel Laut (P) Singgih Sugiarto berharap seluruh rangkaian tes dapat berjalan dengan baik, lancar dan obyektif.

"Dengan begitu, personel yang direkrut untuk penugasan nanti benar-benar pasukan perdamaian yang profesional, handal dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan," ujarnya.

Untuk itu, Singgih mengimbau para peserta seleksi dapat menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti seleksi di Koarmada II, sebelum memasuki tes tahap berikutnya di Jakarta.

"Diharapkan setiap peserta tes mampu menyelesaikan nilai di atas rata-rata. Tentunya bagi peserta yang nilainya kurang dari rata-rata akan dikembalikan ke satuan masing-masing," ucapnya. (*)

Baca juga: KRI Usman Harun Tuntaskan Misi Perdamaian
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar