Polda Metro Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

id ratna sarumpaet, kebohongan ratna,permohonan RS,kebohongan RS,permohonan tahanan kota,rs tahanan kota

Polda Metro Tolak Permohonan Tahanan Kota Ratna Sarumpaet

Tersangka penyebaran kabar bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet (tengah) dikawal petugas saat keluar untuk menjalani tes kejiwaan di Rutan Dirkrimum Polda Metro jaya, Jakarta, Rabu (10/10). ANTARA FOTO/Reno Esnir/nz/18. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/nz/18)

Penyidik belum mengabulkan karena masih membutuhkan (Ratna) untuk penyidikan
Jakarta (Antaranews Jatim) - Penyidik Polda Metro Jaya menolak permohonan status tahanan kota bagi tersangka ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet karena sejumlah pertimbangan.

"Penyidik belum mengabulkan karena masih membutuhkan (Ratna) untuk penyidikan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Jumat.

Kombes Argo menyatakan penyidik membutuhkan Ratna untuk pemeriksaan intensif dan mencocokkan keterangan beberapa saksi yang telah diperiksa dengan aktivis yang menjadi tersangka tersebut.

Sebelumnya, pengacara Ratna, Insank Nasrudin menuturkan pihaknya mengajukan status tahanan kota kliennya ke penyidik Polda Metro Jaya pada Senin (8/100.

Insank menyebutkan pertimbangan pengajuan tahanan kota lantaran faktor kemanusian terhadap Ratna yang telah memasuki usia lanjut dengan jaminan keluarga.

Insank mengatakan Ratna telah memasuki usia 70 tahun sehingga kesulitan untuk beraktifitas di rumah tahanan.

Insank juga menjamin kliennya tidak akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti maupun mengulang tindak pidana lainnya yang menjadi pertimbangan subyektif penyidik kepolisian menahan Ratna.

Penyidik Polda Metro Jaya menahan Ratna untuk 20 hari berdasarkan surat nomor: SPhan/925/10/2018 Dit.Reskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 5 Oktober 2018. (*)
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar