Pembiayaan Spektra di Jatim Didominasi Segmen Gawai

id Spektra Jatim, FIF, gawai, smartphone, Spektra,pembiayaan spektra

Pembiayaan Spektra di Jatim Didominasi Segmen Gawai

Salah satu gawai merk Nubia (Ist)

Oleh karena itu, kami selalu memberikan program menarik khususnya bagi masyarakat yang ingin membeli gawai dengan cara kredit, sebab potensinya masih tinggi
Surabaya (Antaranews Jatim) - Pembiayaan kredit dari perusahaan pembiayaan Spektra, atau anak usaha Federal International Finance (FIF) Jawa Timur selama 2017 hingga 2018 didominasi segmen gawai atau telepon pintar dengan komposisi 53 persen.

Area Manager MPF Jatim I, Richardo kepada wartawan di Surabaya, Kamis mengatakan segmen gawai atau telepon pintar masih menjadi primadona untuk dibidik oleh perusahaan pembiayaan di beberapa wilayah dibanding barang elektronik lainnya.

Ia mengatakan, untuk Spektra sendiri pembiayaan gawai mendominasi 53 persen, kemudian barang elektronik 29 persen, furniture atau perabot rumah tangga sebesar 7 persen, sisanya barang pendukung lainnya.

"Oleh karena itu, kami selalu memberikan program menarik khususnya bagi masyarakat yang ingin membeli gawai dengan cara kredit, sebab potensinya masih tinggi," katanya.

Richardo mengatakan, dominasi pembiayaan kredit gawai khususnya di Jatim sangat wajar, karena kebutuhan masyarakat akan telepon pintar itu terus meningkat, seiring kemajuan teknologi informasi dunia global saat ini.

Ia mengatakan, untuk Spektra Jatim I yang meliputi wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Madura ditarget dengan pendapatan sebesar Rp17 miliar per bulan, dan untuk segmen gawai ditarget hingga akhir 2018 sebesar 53 persen.

Asisten Vice President Astra Multi Finance, Steven Nathaniel mengatakan untuk mencapai target itu, pihaknya kembali menggelar "Spektra Meriah" ke 29 di Surabaya, tepatnya di Royal Plaza Surabaya.

"Melihat potensi pasar yang cukup besar dan tingkat konsumsi masyarakat di sekitar Royal Plaza yang juga cukup tinggi, kami menggelar acara ini mulai Minggu (30/7) hingga Minggu (5/8), dengat target membukukan penjualan sekitar Rp 5 miliar," katanya.

Target itu, kata dia, jauh lebih besar dibanding pencapaian pada acara yang sama yang digelar di City of Tomorrow (Cito) Surabaya awal tahun kemarin yang hanya sekitar Rp2,5 miliar dari target Rp3 miliar.

"Kami optimistis bisa mencapai terget itu, karena dipicu oleh tingginya trafik pengunjung serta besarnya tingkat konsumsi masyarakat  di sekitarnya," katanya. 

Sementara itu, untuk kinerja Spektra pada semester  I/2018  diakuinya cukup bagus, dengan realisasi pengucuran kredit di wilayah Jatim I yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Madura telah mencapai Rp82 miliar dengan rata-rata Rp17 miliar per bulan.

Sementara target hingga akhir tahun sekitar Rp200 miliar, atau naik dibanding realisasi tahun lalu yang mencapai Rp173 miliar.(*)
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar