Kebaktian ini, bukan berarti umat Kristen kurang berani, namun situasi dunia menuntut keberanian untuk melakukan apa yang benar. Anak muda akan dihadapkan dengan perbuatan amoral karena tekanan dari sekitar
Surabaya (Antaranews Jatim) - Kebaktian Saksi-Saksi Yehuwa mengajak umat Kristen untuk menjadi lebih berani dalam menjalani hidup melalui kegiatan kebaktian yang digelar selama tiga hari Jumat-Minggu 27-29 Juli di Jatim Expo Internasional Surabaya.

"Kami ingin mengajak umat Kristen untuk lebih berani dengan tema Jadilah Berani. Kenapa tema itu karena situasi dunia semakin sulit, baik anak muda, baik yang bekerja, orang tua dihadapkan kondisi yang sulit," kata pengawas acara kebaktian Eko Suwarno di sela kebaktian, Jumat.

Dalam kebaktian selama tiga hari, umat akan dibantu untuk menerapkan prinsip-prinsip yang ada pada kitab suci. Seperti adanya simposium alasan mmengapa orang Kristen sejati perlu berani, pembacaan Al Kitab model drama, dan pemutaran film Kisah Yunus yang mengajarkan keberanian dan belas kasihan.

"Pada hari Sabtu, jemaat dibantu untuk mengetahui pengalaman dari hamba Allah yang bisa menguatkan kita menjadi teladan," ujarnya.

Selain itu, pada kebaktian itu, jemaat diajak belajar keberanian dari hewan ciptaan Tuhan untuk membantu menjalani hidup yang lebih baik lagi.

"Kebaktian ini, bukan berarti umat Kristen kurang berani, namun situasi dunia menuntut keberanian untuk melakukan apa yang benar. Anak muda akan dihadapkan dengan perbuatan amoral karena tekanan dari sekitar," tuturnya.

Eko mengemukakan, kebaktian ini digelar setiap tahun dengan tema yang berbeda-beda. Ada 3.500 yang hadir dari Surabaya, Malang, Bojonegoro, Madiun, Tuban. Hanya wilayah Jawa Timur, tapi tidak semua karena ada yang ikut wilayah lain.(*)

Pewarta: Willy Irawan
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026