Roda Terlepas, Force India Didenda 100 Ribu Euro

id force india, Formula one, F1, otomot,f

Roda Terlepas, Force India Didenda 100 Ribu Euro

MOTOR-F1 Formula One - Australia Grand Prix - Melbourne, Australia - 18/03/16 - Force India F1 driver Sergio Perez during the second practice session at the Australian Formula One Grand Prix in Melbourne. REUTERS/Jason Reed

Le Castellet, Prancis (Antaranews Jatim/Reuters) - Force India terkena denda 100.000 euro (116.550 dolar AS), dengan 85.000 dari total penangguhan selama satu tahun, setelah roda belakang terlepas dari mobil Formula One Sergio Perez saat kecepatan tinggi dalam latihan Grand Prix Formula Satu Prancis.

Tim juga diberi tahu "steward" pada Sabtu untuk menyelidiki prosedur perakitan dan kontrol kualitas mereka demi memastikan kecelakaan yang berpotensi membahayakan seperti itu tidak terjadi lagi.

Steward mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa masalah itu lebih disebabkan oleh kesalahan perakitan ketimbang kesalahan pemasangan roda yang salah atau tidak lengkap.

Mereka juga tidak menyalahkan operator roda belakang kiri dan setuju bahwa baik tim maupun pebalap tidak mendapat peringatan sebelumnya bahwa ada masalah.

"Tidak masuk akal untuk menyimpulkan bahwa tim tidak mengambil tindakan yang tepat untuk menghentikan mobil karena tidak mengetahui adanya masalah," kata mereka dalam sebuah pernyataan.

"Dengan demikian, dan konsisten dengan keputusan sebelumnya pada tahun ini, steward memutuskan bahwa hukuman penalti posisi start yang 'mungkin' dikenakan ... tidak akan diterapkan."

Namun mereka juga mencatat bahwa itu adalah insiden ketiga yang melibatkan tim dalam dua tahun terakhir dan yang kedua untuk musim ini.

"Oleh karena itu penalti yang biasa telah meningkat secara signifikan," kata mereka dan menambahkan bahwa mereka berharap besarana denda akan mencukupi sebagai pencegahan. Denda 85.000 euro akan dibayarkan jika ada pengulangan dalam 12 bulan ke depan.

Force India, yang dimiliki bersama oleh pengusaha India yang bermasalah, Vijay Mallya, merupakan salah satu kontestan Formula Satu dengan anggaran terkecil dan sedang mengalami masalah arus kas pada awal tahun, sehingga sanksi akan sangat menyakitkan.(*)
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar