Kami mendengar banyak kemajuan di Surabaya sehingga kami berkeinginan mencontohnya untuk diterapkan di Ngada.
Surabaya (Antara Jatim) - Pemkab Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur, belajar mengenai berbagai bidang, salah satunya tata kelola pemerintahan yang baik dengan mendatangi Pemkot Surabaya.
     
"Kami mendengar banyak kemajuan di Surabaya sehingga kami berkeinginan mencontohnya untuk diterapkan di Ngada. Semoga kerja sama ini bisa berdampak langsung pada kemajuan masyarakat di Ngada," kata Bupati Ngada Marianus Sae usai penandatanganan kerja sama dengan Pemkot Surabaya di Balai Kota Surabaya, Kamis.
     
Bupati Ngada mengatakan kedatangannya bersama wakil bupati dan juga sejumlah kepala dinasnya ke Surabaya, selain untuk penandatanganan kerja sama juga untuk melihat langsung keberhasilan Pemkot Surabaya di berbagai aspek.  
     
"Harapannya, Pemkab Ngada bisa mengaplikasikan berbagai hal bagus yang ada di Surabaya untuk diterapkan di Ngada," katanya.
     
Menurrut dia, ada beberapa bidang yang dikerjasamakan dalam perjanjian Pemkot Surabaya dan Pemkab Ngada, di antaranya perjanjian kerja sama tentang tata kelola pemerintahan, tentang kepegawaian, bina program, penanaman modal, perdagangan, pengelolaan kebersihan dan juga pertanian.
     
Khusus untuk bidang pertanian, Marianus menyebutnya sebagai salah satu primadona di Ngada. Ada beberapa produk hasil pertanian yang menjadi unggulan Ngada di antaranya kakau, kopi dan cengkeh. 
     
Ke depan, dia berharap Pemkab Ngada bisa lebih meningkatkan hasil pertanian. "Untuk pertanian, selama ini kami hanya mengembangkan ekstensifikasi. Ke depan kami ingin belajar dari Surabaya perihal intensifikasi pertanian," ujar Marianus. 
     
Ngada merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Luasan wilayahnya mencapai 1.874 kilometer persegi yang terbagi dalam 12 kecamatan. Adapun populasi penduduknya mencapai 164 ribu jiwa. 
     
"Pada 2013 lalu, kami sudah terentaskan dari daerah tertinggal. Kini kami mengedepankan program membangun dari desa," ujar Marianus.
     
Dengan adanya kerja sama ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk siap membantu jajaran SKPD Pemkab bila ada pertanyaan terkait bidang yang dikerja samakan tersebut. 
     
"Saya minta kepala SKPD untuk bertukar nomor ponsel. Jadi bila ada pertanyaan, tidak harus ke Surabaya, cukup telepon saja. Kami senang bisa membantu. Kalau ilmu kita bagikan, maka ilmu kita akan bertambah," ujarnya.
     
Sebelum penandatanganan, Risma menyampaikan paparan perihal berbagai kebijakan tata kelola pemerintahan dan upaya yang dilakukan Pemkot Surabaya untuk menjadikan Surabaya kota yang aman dan nyaman. Serta berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan warga seperti melalui program Pahlawan Ekonomi. (*)


Pewarta: Abdul Hakim
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026