"Tidak ada unsur penganiayaan. Ini murni kecelakaan laut sebagaimana keterangan saksi-saksi," kata Adit.Trenggalek (Antara Jatim) - Badan SAR Nasional Pos SAR Trenggalek, Jawa Timur, Senin berhasil mengevakuasi nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di sekitar Pantai Konang, Trenggalek, Minggu (19/6).
Komandan Tim Operasi Basarnas Pos SAR Trenggalek Dyan Susetyo Wibowo mengatakan, nelayan hilang atas nama Kosim (35) asal Pangandaran itu ditemukan dalam keadaan meninggal sekitar pukul 14.00 WIB di perairan Pantai Konang.
"Jasad korban ditemukan hampir sehari setelah dilaporkan hilang," kata Dyan Susetyo Nugroho.
Setelah dievakusi ke darat, aparat kepolisian dibantu tim medis dari Puskesmas Panggul langsung melakukan pemeriksaan mayat sekaligus visum luar.
Hasilnya, sebagaimana penjelasan Kasubbag Humas Polres Trenggalek Ipda Adit Suparno, penyebab kematian korban Kosim lebih dikarenakan masuknya air ke dalam paru-paru sehingga menyumbat saluran pernafasan.
"Tidak ada unsur penganiayaan. Ini murni kecelakaan laut sebagaimana keterangan saksi-saksi," kata Adit.
Ia mengatakan, tim medis sengaja tidak melakukan otopsi bagian dalam tubuh korban karena pihak keluarga keberatan.
Jasad Kosim kemudian diserahkan tim SAR gabungan dan polisi ke pihak perwakilan keluarganya sebelum dibawa kembali ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Selain Kosim, sebenarnya ada dua nelayan lain yang ikut terseret ombak di Pantai Konang, Kecamatan Panggul, Minggu.
Namun dua nelayan teman Kosim, masing-masing atas nama Peceng dan dodi berhasil selamat dengan berenang kembali ke tepi pantai.
Hanya Kosim yang akhirnya hilang terseret ombak besar yang tiba-tiba menerjang saat kapal kayu yang mereka tumpangi bermaksud mendarat di tepi Pantai Konang.(*)
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026