Banyuwangi (Antara Jatim) - Calon Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berziarah ke makam ayahandanya, KH Ahmad Musayyidi, yang terletak tak jauh dari kompleks Ponpes Mabadiul Ihsan, Dusun Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Rabu.

Karangdoro adalah kampung halaman tempat Anas menghabiskan masa kecil. Anas nyekar ke makam sang ayah dengan berjalan kaki ditemani istrinya, Ipuk Fiestiandani, sekitar pukul 08.30-09.15 WIB.

"Saya nyekar dulu ya ke abah (panggilan ayahanda Anas). Setelah itu baru nyoblos," kata alumnus Universitas Indonesia ini.

Di makam sang ayah, Anas dan istri bergantian berdoa. Suasana hening tercipta sekitar 30 menit.

Usai nyekar dan berdoa, Anas kembali ke rumahnya untuk menjemput sang ibunda, Siti Aisyah. Dia sungkem dan memeluk ibunya. Keluarga besar Anas lalu berangkat ke TPS 02 yang berjarak tak jauh dari kompleks pondok tersebut. Mereka diiring lantunan salawat. Di tengah jalan, para tetangga bergabung dengan keluarga Anas dan berjalan kaki bersama-sama menuju TPS.

"Memang saya nunggu Pak Anas, biar bisa bareng-bareng ke TPS. Semoga beliau menang lagi, sudah banyak perubahan yang dirasakan warga," kata Ahmad, salah seorang tetangga Anas.

Di TPS, Anas nyoblos lalu ikut bersama warga meminum jamu tradisional yang disediakan oleh petugas untuk warga yang datang mencoblos. Guyonan akrab terbangun di TPS. Gelak tawa bersama warga muncul karena Anas melempar guyonan-guyonan. Tak lupa warga pun berfoto bersama Anas.

"Jangan golput lho, ya. Mana coba jarinya, sudah dicelupin tinta atau belum?" tanya Anas ke warga yang mengerumuninya.

Sementara itu, salah seorang Koordinator Relawan Anas-Yusuf, Ahmad Hidayat, mengatakan, pihaknya akan menerima apa pun hasil Pilkada. "Pilkada ini lima tahunan, sedangkan pertemanan dan persaudaraan itu selamanya. Itu yang berulangkali ditekankan Pak Anas. Jadi kami pasrah dan legowo apa pun hasil Pilkada karena itu merupakan hak masyarakat sepenuhnya," ujar Hidayat. (*)

Pewarta: Masuki M. Astro
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026