Surabaya (ANTARA) - Anas Karno resmi dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya dalam pergantian antarwaktu (PAW) menggantikan Adi Sutarwijono yang meninggal dunia.
"Yang pertama adalah terima kasih. Ini kan pergantian antar waktu, dan almarhum Pak Adi Sutarwijono pernah menjadi ketua saya, sahabat saya, guru saya. Sehingga, bismillah, akan melanjutkan kebaikan-kebaikan yang sudah dilakukan, sering turun ke masyarakat, dan berupaya agar lebih baik lagi, terutama di Dapil 3 dan umumnya se-Kota Surabaya,” ujarnya di Surabaya, Senin.
Anas Karno bukan figur asing bagi masyarakat Surabaya di daerah pemilihan 3 khususnya, karena pernah menjabat sebagai legislator DPRD Surabaya di periode 2019-2024 yang saat itu menduduki kursi Wakil Ketua Komisi B.
Ia mengatakan sebagai kader PDI Perjuangan, dirinya siap ditempatkan di komisi mana pun sesuai penugasan partai.
“Saya sebagai kader PDI Perjuangan harus tunduk dan patuh kepada partai. Ditugaskan di mana saja harus siap, tidak boleh menolak. Itu prinsipnya,” katanya.
Terkait sisa masa jabatan periode 2024–2029, Anas menyebut akan fokus melanjutkan program yang telah dirintis sekaligus melakukan perbaikan.
“Yang sudah dibina, dirajut, dan dilakukan oleh almarhum akan kami lanjutkan. Hal-hal yang kurang akan segera kami lengkapi agar ke depan bisa lebih baik,” katanya.
Anas juga menekankan pentingnya kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari tugas utama legislator. Ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus menjelang pelantikan karena telah memiliki pengalaman sebelumnya sebagai anggota dewan.
“Pada prinsipnya menjalankan tugas kedewanan, fungsi kontrol, dan turun ke masyarakat. Itu yang utama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“Perintah Ketua Umum PDI Perjuangan Bu Mega jelas, kader harus berada di tengah-tengah rakyat. Ketika masyarakat membutuhkan, kami harus siap membantu,” ujarnya.
Dengan dilantiknya Anas Karno, komposisi keanggotaan DPRD Surabaya kembali lengkap. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja lembaga legislatif dalam bersinergi dengan Pemerintah Kota Surabaya guna mendorong pembangunan yang lebih inklusif, responsif, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026