"Pengecatan 25 rumah akan dilakukan secara bersama oleh 150 personel TNI dari berbagai kesatuan yang terlibat di dalam TMMD," jelas dia.Bojonegoro (Antara Jatim) - Pekerjaan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai perbaikan 25 rumah tidak layak huni (RTLH), juga lainnya, sudah mendekati penyelesaian.
Komandan Rayon Militer (Koramil) Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro Kapten. Inf. Ilyas Rosyidi, di Bojonegoro, Kamis, mengatakan, pekerjaan fisik program TMMD ke-95, yang dimulai sejak 8 Oktober lalu rata-rata sudah mencapai sekitar 90 persen.
Ia memberikan gambaran rehabilitasi 25 rumah tidak layak huni (RTLH) di desa setempat hanya tinggal mengecat yang direncanakan akan dilaksanakan serentak pada 24 Oktober.
"Pengecatan 25 rumah akan dilakukan secara bersama oleh 150 personel TNI dari berbagai kesatuan yang terlibat di dalam TMMD," jelas dia.
Begitu pula, menurut dia, pembuatan jalan paving sepanjang 2.000 meter hanya tinggal sekitar 100 meter yang sekarang ini, masih dalam proses pengerjaan.
Selain juga , lanjut dia, perbaikan mushala, juga pembuatan sumur dua sumur bor air tanah, dan perbaikan jembatan desa, juga hampir selesai.
"Kalau perbaikan jaringan irigasi sepanjang 90 meter sudah selesai 100 persen," ucapnya.
Melihat pekerjaan yang sudah berjalan itu, ia optimistis pekerjaan fisik yang menjadi program TMMD ke-95 di desa setempat bisa diselesaikan pada penutupan 28 Oktober.
Bahkan, lanjut dia, adanya tambahan pekerjaan fisik berupa pembuatan ratusan biopori di berbagai lokasi dan pembangunan 354 WC di rumah warga desa setempat juga bisa diselesaikan.
"Belum seluruh bahan material pembuatan WC datang. Tapi kami optimistis pekerjaan pembuatan WC di rumah warga bisa diselesaikan, juga pekerjaan fisik lainnya," jelasnya.
Ia menambahkan pembuatan WC di kediaman warga di Desa Bakung itu, dilakukan bekerja sama dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Pemkab Bojonegoro.
"Bahan meterial seperti WC sudah dipesan dan dalam tahap pengiriman ke lokasi TMMD ke-95," jelas Kepala Badan Pembedayaan Masyarakat Desa (BPMD) Pemkab Bojonegoro Djumari, menegaskan.
TMMD ke-95 di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, yang dimulai 8 Oktober dan berakhir 28 Oktober, melibatkan 150 personel dari personel Batalyon Armed Malang, Batalyon 521 Kediri, Tim Teknis Yon Zipur Malang, juga Korem 081 Mojokerto, kepolisian resor (polres) dan satpol pp."Satpol PP yang terlibat dari Kecamatan Kanor,"ucapnya. (*)
Pewarta: Slamet Agus SudarmojoEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026