Surabaya (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Surabaya Tanjung Perak bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi 1.900 petugas sensus yang bertugas dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Tanjung Perak Theresia Wahyu Dianti dalam keterangannya di Surabaya, Sabtu mengatakan kerja sama itu merupakan bentuk komitmen dalam memastikan petugas sensus memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama menjalankan tugas pendataan di lapangan.
"Petugas sensus merupakan garda terdepan dalam mengumpulkan data yang menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan," katanya.
Ia menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program strategis nasional, termasuk Sensus Ekonomi 2026.
Ia mengatakan, aktivitas mereka yang banyak dilakukan di lapangan tentu memiliki risiko kerja yang perlu mendapatkan perlindungan.
"Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan para petugas dapat menjalankan tugas dengan aman, nyaman, dan terlindungi sehingga dapat fokus melakukan pendataan secara optimal," ujarnya.
Ia mengatakan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPS Kota Surabaya merupakan wujud komitmen dalam menghadirkan perlindungan bagi para pekerja yang berperan penting dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional.
Melalui kerja sama ini, kata dia, seluruh petugas sensus yang terdaftar akan mendapatkan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan selama masa penugasan.
"Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi petugas dalam menjalankan tugas pendataan sekaligus mendukung keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Surabaya," ujarnya.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.