"Penumpang bus ke berbagai jurusan hari ini tidak sepadat sehari lalu," ucapnya, menegaskan.
     Bojonegoro (Antara Jatim) -   Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Rajekwesi Bojonegoro Sentot Sugeng Waluyo, mengatakan  arus balik di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu, dengan tujuan ke berbagai kota masih terjadi, namun jumlahnya mulai menurun dibandingkan sehari lalu, yang jumlahnya mencapai 6.154 orang.

   
     "Penumpang bus ke berbagai jurusan hari ini tidak sepadat sehari lalu," katanya di Bojonegoro, Rabu.

     Lebih lanjut ia menjelaskan jumlah penumpang arus balik di terminal setempat terbanyak ke arah Surabaya, selain ke Jakarta, juga ke berbagai kota lainnya.

     "Tapi terbanyak tetap ke Surabaya, sebab banyak warga Bojonegoro, juga Tuban, yang bekerja di Surabaya," ucapnya.

     Oleh karena itu, menurut dia, arus balik yang masih terjadi tersebut berasal dari para pekerja swasta asal daerahnya, juga Tuban, yang bekerja ke Surabaya.

     "Perhitungan kami arus balik terakhir Minggu (26/7)," jelasnya.

     Yang jelas, menurut dia, jumlah arus balik ke berbagai jurusan di terminal setempat pada Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah meningkat dibandingkan jumlah penumpang tahun lalu.

     Sesuai data di Terminal Rajekwesi, jumlah penumpang arus balik H+1 mencapai 4.389 penumpang, naik dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.978 penumpang.

     Jumlah arus balik H+2 sebanyak 5.616 penumpang, meningkat dibandingkan tahun lalu, dengan jumlah 4.273 penumpang dan H+3 sebanyak 6.154 penumpang, meningkat dibandingkan tahun lalu dengan jumlah 4.478 penumpang.

     Dimintai konfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Iskandar, menjelaskan peningkatan jumlah penumpang tidak hanya untuk arus bali, tapi juga terjadi untuk arus balik.

     "Meningkatnya jumlah penumpang arus mudik dan balik menunjukkan ada peningkatan pelayanan transportasi bus," paparnya. (*)

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026