Nasi Punel Khas Pasuruan Raih Rekor MURI

id Nasi, Punel, Khas, Pasuruan, Raih, Rekor, MURI

Nasi Punel Khas Pasuruan Raih Rekor MURI

Nasi punel khas Pasuruan berdiameter 3,24 meter dengan 12 jenis sayur dan lauk pauh yang masuk dalam rekor MURI. (Moch. Asim)

Kuliner nasi punel khas Pasuruan meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yang memiliki diameter 3,24 meter dengan 12 jenis sayur dan lauk pauk yang setara dengan 5.000 porsi.
 Pasuruan (Antara Jatim) - Kuliner nasi punel khas Pasuruan meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yang memiliki diameter 3,24 meter dengan 12 jenis sayur dan lauk pauk yang setara dengan 5.000 porsi.

 "Kali ini kami mencatat nasi punel yang merupakan makanan khas Pasuruan terbesar memiliki diameter 3,24 meter dengan 12 jenis sayur serta lauk pauk yang berhasil masuk penghargaan rekor MURI ke 6.980," kata Senior Manager MURI, Sri Widayati yang juga membuka Waterpark Saygon di Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

 Ia mengatakan nasi punel khas Pasuruan ini sudah memenuhi karakteristik dalam pencatatan rekor MURI karena baru kali ini nasi punel terbesar diadakan padahal nasi punel sendiri sudah ada sejak tahun 1983.

 "Ini merupakan yang ke empat kalinya untuk Kabupaten Pasuruan bisa masuk dalam rekor MURI. Sebelumnya pada 7 Desember 2010, MURI mencatat peserta terbanyak membaca Al-Quran sebanyak 15.139 dari para santri maupun umum, pada Agustus 2011 kami juga mencatat peragaan busana bordir terpanjang yaitu sepanjang satu kilometer, serta pada Agustus 2013, MURI mencatat seni hadrah Rodat Ishari dengan peserta terbanyak, yakni 10.084 peserta," ujarnya.

 Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwista Daerah (BPPD) Lucas Cahyabuana mengatakan nasi punel yang sudah tercatat dalam rekor MURI itu diharapkan bisa menjadi ikon kuliner khas Kabupaten Pasuruan dan bisa mendorong pengusaha nasi punel agar bisa berkembang lebih baik.

 "BPPD bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) membuat rencana agar nasi punel bisa dikenal oleh masyarakat luas bahkan hingga mancanegara dan diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi semua pihak, khususnya untuk masyarakat supaya bisa menikmati dan melesatarikan makanan khas Kabupaten Pasuruan khususnya nasi punel," paparnya.

 Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa melalui kegiatan itu ke depannya nasi punel bisa menarik minat wisatawan lokal dan internasional untuk datang ke Kabupaten Pasuruan Karena Kabupaten Pasuruan bukan hanya memiliki wisata alam yang asri tetapi juga budaya dan seni tidak bisa dipisahkan pelestarian alam di Kabupaten Pasuruan.

 "Nasi punel yang tersedia merupakan nasi punel milik Dahlia Supardiono yang memiliki kedai atau warung di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan yang memiliki 12 jenis sayur dan lauk pauk seperti sayur lodeh,  berbalut serundeng, tempe, mendol, sate kerang, dan masih banyak lagi," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar