Jakarta (Antara Jatim) - Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta Kementerian Agama RI menyiapkan regulasi tentang larangan haji berkali-kali daripada mengusulkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui fatwa. "Masalahnya bukan fatwa MUI, tapi lebih ke peraturan yang dikeluarkan pemerintah," ujar Ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas di Jakarta, Selasa. Menurut dia, wacana larangan haji berkali-kali sudah sering dimunculkan pemerintah, namun hanya sebatas imbauan yang tidak dilengkapi dengan regulasi tegas. Guru Besar Universitas Muhammadiyah Jogjakarta tersebut mengaku ulama-ulama di Indonesia sudah mewajibkan umat muslim yang sudah berhaji agar tidak mendaftar dan berangkat lagi ke Tanah Suci. "Kalau rindu Ka'bah, kita bisa datang lagi dengan ibadah umroh," kata Yunahar. Imbauan melalui fatwa MUI, lanjut dia, tidak akan efektif kalau tidak diikuti oleh regulasi baku yang disusul dengan sistem pendataan dan pendokumetasian yang baik. Pihaknya berharap Kementerian Agama segera memiliki regulasi tetap sehingga bisa bisa berlaku dan diterapkan mulai musim haji tahun depan. "Kalau sudah ada regulasi maka bagi pendaftar yang sudah pernah menunaikan haji tidak dilayani dan tidak diizinkan. Data jamaah haji setiap tahunnya sudah pasti terdeteksi," katanya. Sebelumnya, kepada wartawan di Jakarta, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menilai perlu ada aturan yang melarang seseorang menunaikan ibadah haji berkali-kali. Pemerintah, kata dia, akan meminta fatwa MUI agar kebijakan ini memiliki landasan hukum secara keagamaan. (*)
Berita Terkait
Kabiro ANTARA Jatim raih gelar magister di UPNVJT dengan predikat cumlaude
24 Januari 2026 17:21
ANTARA silaturahim dengan Gubernur Khofifah di Grahadi
19 Januari 2026 20:55
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
Kadis Kominfo Jatim apresiasi peran ANTARA jaga kualitas informasi
16 Desember 2025 17:02
Wagub Jatim: ANTARA berkontribusi cerdaskan masyarakat
16 Desember 2025 15:35
