Bojonegoro (Antara Jatim) - Jalur Bojonegoro-Babat, Lamongan, Jawa Timur, Kamis, relatif lancar, padahal sebelumnya terjadi kemacetan di sejumlah lokasi karena adanya pasar tumpah dan kegiatan masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah. Seorang petugas Terminal Rajekwesi, Dinas Perhubungan Bojonegoro, Bambang Sudiono, mengatakan jalur Bojonegoro-Babat yang macet di sejumlah lokasi mulai lancar, karena kegiatan masyarakat yang merayakan lebaran sudah berkurang. Keadaan itu, katanya, berbeda dengan sehari sebelumnya, di sejumlah lokasi, mulai Pasar Babat, Lamongan, dan sejumlah pasar tumpah di Bojonegoro, antara lain, di Pasar Sumberrejo, Balen, Kapas, Sroyo, bahkan di setiap pertigaan selalu menimbulkan kemacetan. "Laporan yang kami terima dari pengemudi bus dari arah Surabaya ke Bojonegoro jalur Bojonegoro-Babat, Lamongan, hari ini di jalur pasar tumpah paling lama hanya sekitar 10 menit. Padahal, ketika macet bisa 50 menit sampai 1 jam," katanya, menegaskan. Menurut dia, kemacetan di jalan raya Bojonegoro-Babat, Lamongan, di sejumlah pasar tumpah dan pertigaan, disebabkan masyarakat yang berlebaran dengan kendaraan bermotor roda dua. "Kalau hari ini kegiatan masyarakat yang berlebaran di pedesaan sudah jauh berkurang, karena sudah waktunya balik," ujarnya. Ia juga optimistis arus balik dari Bojonegoro ke Surabaya, yang melalui jalur Bojonegoro-Babat, Lamongan, tidak akan menimbulkan kemacetan selama arus balik sampai Minggu (3/8). "Tidak macet, tetapi jalan raya akan padat dengan kendaraan bermotor roda dua," tandasnya. Mengenai lancarnya jalur jalan raya Bojonegoro-Babat, Lamongan, dibenarkan seorang pengemudi bus Margojoyo Sumardi. "Saya baru lewat di Pasar Babat, hanya sekitar 10 menit," ucapnya. Tidak hanya itu, seorang pengemudi bus Rajawali di terminal setempat Sholeh, memperkirakan jalur Bojonegoro-Babat, Lamongan, akan lancar selama arus balik. "Hanya mungkin jalan raya agak padat dengan kendaraan," ujarnya. (*)


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026