Oleh Desi Purnamawati Jakarta (Antara) - Prakarsa Persahabatan Indonesia Palestina (PPIP) mendorong presiden RI terpilih pada Pilpres 9 Juli 2014 untuk menunjukkan keberpihakan kepada kemerdekaan Palestina. "Ini adalah amanah konstitusi kita bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa," kata Ketua PPIP Din Syamsuddin di Jakarta, Kamis. Hal itu disampaikan pada konferensi pers pimpinan dan tokoh organisasi keagamaan menyikapi hasil Pemilu Presiden 9 Juli 2014. Din mengatakan, Pemerintahan RI selama ini sudah cukup menunjukkan dukungan dan solidaritas terhadap Palestina. "Kami tahu pasti di forum-forum internasional pemerintah menyuarakan tentang ini," tambah Din. Din juga mengecam serangan brutal zionis Israel terhadap rakyat Palestina yang telah menimbulkan banyak korban jiwa. Pada kesempatan itu, ia juga mendesak organisasi internasional seperti PBB dan lainnya mengambil langkah nyata untuk mengehentikan serangan tersebut. "Kami tahu sudah banyak resolusi PBB tapi tidak diindahkan, tapi kami tidak bosan-bosan untuk terus mendesak," tukas dia. Di samping itu, desakan yang sama juga disampaikan kepada organisasi Islam yaitu OKI agar melakukan langkah nyata memberi bantuan kepada rakyat Gaza.(*)
Berita Terkait
Sanae Takaichi siap jadi PM perempuan pertama Jepang
4 Oktober 2025 16:45
Demokrat tegaskan tidak bahas pilpres di Musda Jatim
14 Agustus 2025 14:59
Pemungutan suara awal pilpres Korsel catatkan rekor jumlah pemilih
30 Mei 2025 14:30
Prabowo merasa jadi Presidennya buruh-petani karena selalu didukung
1 Mei 2025 18:03
Cak Imin sebut tidak mau tergesa-gesa soal Pilpres 2029
23 April 2025 16:08
Korsel rencanakan pemilu presiden baru pada 3 Juni 2025
7 April 2025 15:15
Prabowo minta tidak dicalonkan lagi pada 2029 kalau program tak berhasil
15 Februari 2025 17:46
Bahlil: Bukan Jokowi, saya yang minta Pilpres ditunda
31 Desember 2024 14:23
