Sumenep (Antara Jatim) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai menyortir surat suara Pemilu Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) 2014 guna memastikan logistik tersebut layak pakai. "Kami mempekerjakan 110 tenaga lepas untuk menyortir surat suara Pilpres 2014. Lokasi penyortiran di gudang KPU Sumenep," kata komisioner KPU Sumenep, Malik Mustofa, Sabtu. Sebanyak 914.000 lembar surat suara Pilpres 2014 yang tersimpan di 457 kotak, masing-masing kotak berisi 2.000 lembar, diterima oleh KPU Sumenep pada Jumat (20/6) sore. Selain itu, KPU Sumenep juga menerima satu kotak surat suara berisi 1.000 lembar yang dipersiapkan untuk kemungkinan adanya pemungutan suara ulang. "Kami memang ingin secepatnya menyelesaikan sortir surat suara dan selanjutnya akan dipilah sesuai kebutuhan per kecamatan. Kami menargetkan sortir surat suara tersebut selesai pada Senin (23)," ujarnya. Sortir, kata dia, merupakan sesuatu yang wajib dilakukan untuk memastikan surat suara tersebut dalam kondisi layak pakai pada hari "H" Pilpres 2014. "Kalau nantinya ditemukan ada surat suara yang rusak, tentunya akan kami kumpulkan dan dihitung guna dilaporkan kepada KPU Provinsi Jawa Timur," ucapnya. Malik juga mengemukakan, sortir surat suara Pilpres 2014 yang dilakukan ratusan pekerja lepas tersebut diawasi oleh staf KPU dan dikawal oleh personel Polres Sumenep untuk menghindari hal-hal tak diinginkan. Jumlah pemilih tetap Pilpres 2014 di Sumenep sebagaimana keputusan KPU setempat pada 9 Juni lalu sebanyak 896.525 orang yang tersebar di 332 desa/kelurahan di 27 kecamatan. Pilpres 2014 akan digelar pada 9 Juli dan diikuti oleh dua pasangan calon, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di nomor urut 1 (satu) dan Joko Widodo-Jusuf Kalla di nomor urut 2 (dua). (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026