Oleh Fazar Muhardi Pekanbaru (Antara) - Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, menangani perkara dugaan penculikan atau kejahatan atas kemerdekaan orang dengan korban Afrian Rinaldi (38), warga Jember, Jawa Timur, yang tinggal di Pekanbaru. "Laporan perkara ini masih kami dalami," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar Satria kepada pers di Pekanbaru, Selasa siang. Menurut catatan kepolisian, kasus tersebut dilaporkan pada Minggu (27/4) oleh Afrida Ombak (60), orang tua korban. Menurut laporan korban, kejadian tersebut berlangsung pada pekan lalu, ketika korban berada di sebuah rumah di Jalan Baru Kompleks Perumahan Haribu, Kecamatan Marpoyan Damai, didatangi oleh pelaku, AA (42). Pelaku ketika itu, menurut catatan kepolsian, kemudian menghubungi istri korban yang berada di Jember, Jawa Timur. "Waktu itu, pelaku mengatakan kalau anak saya disandera. Masalahnya saya juga tidak tahu," kata dia. Korban, kata dia, juga sempat menghubungi pelapor menggunakan ponsel dan mengaku tengah berada di satu ruangan dan disekap. "Di suatu tempat itu, dia (korban) mengaku mendapatkan perlakuan tidak manusiawi," kata dia. Kompol Arief mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki perkara tersebut dengan minta keterangan dari keluarga korban. "Jika terbukti, maka proses hukum akan dilakukan," katanya. (*)
Berita Terkait
Marak kasus penculikan, Menteri PPPA minta peningkatan pengawasan anak
17 November 2025 13:14
DPR harap penyelamatan Bilqis momentum perkuat perlindungan anak
11 November 2025 17:49
Polisi ungkap asmara jadi motif penculikan wanita di Antapani
11 Desember 2024 13:22
Polres Malang ungkap kasus penculikan dan pemerasan
18 November 2023 21:01
Panglima: Jangan "gebyah-uyah", karena masih banyak TNI yang baik
1 September 2023 01:42
Tersangka culik anak untuk diberikan ke saudaranya
22 Mei 2021 14:00
Kasus penculikan Ara, PSI Surabaya berharap tak terulang lagi
30 Maret 2021 11:02
Surabaya perangi kasus penculikan anak
27 Maret 2021 19:16
