Surabaya (Antara Jatim) - Komisi A DPRD Jawa Timur berencana memanggil tim seleksi (timsel) komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur periode 2014-2019 setelah menerima banyaknya masukan masyarakat terkait sistem rekrutmen. "Saat ini banyak surat yang masuk di dewan terkait rekrutmen Komisioner KPU Jatim periode 2014-2019. Kami akan menanyakan ke timsel tentang jalannya proses rekrutmen," ujar Anggota Komisi A DPRD Jatim, Fauzi Faried, kepada wartawan di Surabaya, Selasa. Jumlah surat yang masuk dari masyarakat jumlahnya mencapai puluhan, mulai dari mendukung kinerja timsel hingga mempertanyakan sistem rekrutmen dalam menjaring nama-nama yang akan lolos di 10 besar untuk diajukan ke KPU RI. "Sebagai wakil rakyat, kami berhak menanyakan kinerja dari timsel dalam melakukan rekrutmen komisioner KPU Jatim periode lima tahun ke depan," kata dia. Tidak itu saja, banyaknya surat-surat yang masuk di Komisi A mayoritas mempertanyakan keberatan dengan cara-cara timsel bekerja. Karena itulah pihaknya harus melakukan klarifikasi sebelum timsel menetapkan 10 nama. Selain memanggil timsel rekrutmen Anggota KPU Jatim, pihaknya juga berencana akan memanggil Sekretaris KPU Jatim Jonathan Judianto terkait proses rekrutmen komisionerKPU Jatim baru. Seperti diketahui, timsel telah meloloskan 20 besar nama-nama yang lolos dan berhak mengikuti uji wawancara pada 24-25 Januari 2014 di Hotel Santika Premier, Gubeng Surabaya. Nantinya, timsel mengerucutkan menjadi 10 nama yang kemudian diserahkan ke KPU RI. Hasil pengumuman tes tulis, tes kesehatan dan tes psikologi yang diikuti sebanyak 170 peserta itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 15/TIMSEL.KPU-PROV/I/2014 tertanggal 18 Januari 2014. Nama-nama yang lolos yakni Agung Nugroho, Agus Machfud Fauzi, Alimin, Andry Dewanto Ahmad, Bagyo Prasasti, Choirul Anam, Dima Akhyar, Agus Edi Winarto, Agus Rofiq, Deden Paturohman dan Dewita Hayu Shinta. Selanjutnya, Eko Sasmito, Gogot Cahyo Baskoro, Hendry, Imadoeddin, Insan Qoriawan, Arbayanto, Musyafah, Najib Hamid dan Nurul Mamenun. (*)


Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026