Surabaya (Antara Jatim) - Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya mempersilahkan polisi wanita (polwan) yang berada di wilayahnya untuk berjilbab dalam menjalankan tugas sehari-harinya. "Kapolri sudah mengintruksikan bahwa tidak ada aturan khusus bagi polwan berjilbab. Kami persilahkan anggota yang kesehariannya berjilabab untuk dilaksanakan juga di tempat kerjanya," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta di Mapolrestabes, Jalan Taman Sikatan 1 Surabaya, Jumat. Di Polrestabes beserta jajaran, terdapat sekitar 40 dari 146 anggota polwan kesehariannya mengenakan jilbab, namun belum saat bertugas. Kali ini, mereka dipersilahkan dan tidak ada larangan untuk berjilbab. Menurut mantan Kapolrestro Jakarta Barat ini, diperbolehkannya Polwan Polrestabes Surabaya maupun Polsek jajaran ini karena memang sesuai dengan kodratnya sebagai wanita muslim. "Tidak ada larangan bagi mereka yang berjilbab dan dipersilahkan meski saat bertugas di kantor maupun di lapangan," kata perwira menengah yang pernah menjabat Kapolres Sidoarjo tersebut. Sementara itu, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya, Briptu Ulfa Dewi mengaku menyambut baik atensi pimpinan yang memperbolehkan anggotanya mengenakan jilbab saat bekerja. "Syukurlah dipersilahkan berjilbab oleh pimpinan. Meski saat bertugas, saya tidak merasa canggung kok. Untuk model jilbab kan bisa menyesuaikan," katanya. (*)
Berita Terkait
Wakapolri Sahkan Perkap Jilbab Polwan
26 Maret 2015 20:04
Sebagian Polwan di Riau Tetap Berjilbab
25 Januari 2015 14:35
Kapolri: Peraturan Pemakaian Jilbab Polwan masih Dievaluasi
13 Maret 2014 23:09
Khofifah: Saya Siap Sumbang Jilbab Polwan
5 Januari 2014 18:45
MUI : Penundaan Jilbab Polwan Mengada-ada
5 Desember 2013 10:16
Kapolri: Penundaan Jilbab Polwan untuk Penyeragaman
2 Desember 2013 13:10
IPW Sayangkan Wakapolri Terkait Jilbab Polwan
15 Juni 2013 23:12
Polrestabes Surabaya klarifikasi video polwan tegur pria sedang makan
26 Agustus 2024 15:00
