Gresik, (Antara Jatim) - Sedikitnya 150 anggota kepolisian resor Kabupaten Gresik, menjalani tes urine untuk memeriksa adanya keterlibatan anggota setempat dalam penggunaan narkoba.
Kapolres Gresik, AKBP Ahmad Ibrahim, Jumat mengatakan tes urine kepada ratusan anggota itu dilakukan secara mendadak usai upacara serah terima jabatan di Mapolres Gresik, tujuannya untuk mengetahui apakah ada anggota kepolisian yang memakai narkoba atau tidak.
"Sengaja langsung kita lakukan tes urine kepada 150 anggota kepolisian usai mengikuti serah terima jabatan, supaya apabila mereka menggunakan narkoba tidak bisa mengelak," katanya.
Ibrahim menduga, dari sekitar 800 anggota kepolisian resor Kabupaten Gresik, ada sedikitnya ratusan anggota yang terindikasi menggunakan narkoba dalam bertugas.
"Tes urine ini hanya untuk memastikan bagi mereka yang menggunakan narkoba, dan apabila hari ini tidak kita temukan akan kita lakukan tes urine kembali di seluruh Polsek," ucapnya.
Ibrahim mengatakan, apabila ditemukan ada anggota kepolisian yang terbukti menggunakan narkoba, akan ditindaklanjuti dengan melakukan pembinaan.
"Kalau ada anggota Polres Gresik yang terbukti positif menggunakan narkoba, akan langsung kita lakukan pembinaan, sebab yang dirugikan bukan hanya anggota bersangkutan, melainkan keluarganya," tuturnya.
Sementara itu, hasil awal pemeriksaan tes urin yang dilakukan kepada 150 anggota Polres Gresik, masih belum ditemukan anggota yang positif menggunakan narkoba.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.