Situbondo (ANTARA) - Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, melakukan pemeriksaan kesehatan sopir bus angkutan umum sekaligus cek kelaikan fisik kendaraan atau ramp check serta tes urine dalam upaya mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas pada momentum arus mudik Lebaran 2026.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menyampaikan pemeriksaan kelaikan bus angkutan umum dan pemeriksaan kesehatan sopir bus ini bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat (Dishub,Dinas Kesehatan).

"Fokus kami adalah memastikan keselamatan warga, jangan sampai ada sopir yang mengemudi dalam kondisi sakit atau kendaraan yang tidak layak jalan, karena kami ingin penumpang merasa tenang selama di perjalanan. Ingat, Mudik Aman, Keluarga Bahagia," kata Bayu saat meninjau pemeriksaan kesehtaan sopir di Terminal Bus Situbondo, Selasa.

Menurut dia, pemeriksaan kelaikan bus angkutan umum meliputi kondisi rem, ban, lampu, sistem kemudi, hingga kelengkapan dokumen operasional bus.

Untuk pemeriksaan kesehatan sopir bus, kata Kapolres Bayu, petugas dari petugas kesehatan Dinas Kesehatan setempat melakukan pemeriksaan mulai dari cek tensi darah, kadar kolesterol, dan tes darah untuk memastikan kondisi fisik sopir dalam keadaan prima.

"Sebanyak 21 sopir menjalani tes menyeluruh, hingga tes narkoba dan alkohol, dan hasilnya petugas mencatat ada tujuh pengemudi mengalami hipertensi (darah tinggi) dan tiga orang menderita diabetes, dan seluruh sopir dinyatakan negatif narkoba dan alkohol," ujar dia.

Kapolres Bayu menambahkan, bagi sopir yang terindikasi kurang sehat, tim medis langsung memberikan terapi pengobatan serta vitamin secara gratis di lokasi agar kondisi mereka kembali stabil sebelum melanjutkan perjalanan.

"Kami juga tes urine semua sopir bus untuk memastikan tidak terpengaruh narkoba maupun alkohol, dan hasilnya semua negatif," kata dia.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026