Teheran (Antara/AFP) - Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei, Rabu, mengatakan Iran memantau perkembangan yang melibatkan sekutunya, Suriah, setelah usul Rusia agar Damaskus menyerahkan senjata kimianya menyebabkan penundaan rencana serangan Amerika Serikat. "Jika pendekatan baru-baru ini serius, ini akan diterjemahkan sebagai berpaling dari sikap keras kepala dan pendekatan yang salah" Amerika Serikat yang telah diadopsi dengan mengancam untuk menyerang Suriah, kata Khamenei dalam sambutannya di televisi negara. "Republik Islam Iran dengan hati-hati memantau perkembangan, dan dengan kewaspadaan," tambahnya. Iran, pendukung kuat rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, merupakan ancaman aktif Amerika Serikat dan Prancis untuk meluncurkan serangan militer terhadap Damaskus. Meskipun mengecam penggunaan senjata kimia, Iran juga telah mendukung klaim Suriah bahwa gerilyawan, bukan rezim Bashar, yang melakukan dugaan serangan 21 Agustus di pinggiran Damaskus sehingga menewaskan ratusan orang. (*)
Berita Terkait
Kishida dan Obama serukan dunia bebas
12 Desember 2022 08:16
Mantan Presiden AS Barack Obama menangi Emmy Awards 2022
4 September 2022 09:27
Biden pertimbangkan eks penasihat keamanan nasional Obama pimpin CIA
26 November 2020 10:14
Bermain Kano di Pantai Sanur
21 Juli 2017 23:18
Obama'a Visit Boosts Indonesia's Tourism: Legislator
7 Juli 2017 11:31
Obama dan Indonesia
6 Juli 2017 12:34
Menlu Retno: Diaspora Aset Bangsa (Video)
1 Juli 2017 15:03
Obama Delivers Speech at Indonesian Diaspora Congress
1 Juli 2017 14:33
