Barcelona, (Antara/Reuters) -Bayern Munich melaju ke final Liga Champions ketiga dalam empat tahun, melalui kemenangan 3-0 atas Barcelona di Stadion Nou Camp yang membuat mereka menang agregat 7-0, (Kamis dini hari WIB). Absennya Lionel Messi yang tengah cedera, dari tim inti Barca, membuat kubu tuan rumah cemas dengan prospek kebangkitan yang sulit dilakukan, dan hal itu sudah terasa bahkan sebelum pertandingan, sementara Bayern memperlihatkan kemampuan mereka tersebut kepada tim tuan rumah. Arjen Robben membuka peluang bagi tim tamu dengan mencetak gol pertama bagi tim tamu dengan sepakan khas kaki kirinya setelah turun minum, hanya beberapa saat sebelum Gerard Pique memasukkan gol bunuh diri dan tandukan Thomas Mueller pada 20 menit terakhir, memastikan Bayern Munich mengunci tempat mereka di final untuk menghadapi sesama tim Jerman lainnya Borussia Dortmund di Wembley. Tidak diperkuat Sergio Busquets dan kehilangan Jordi Alba yang cedera dan juga skorsing, Barca mendapat hantaman lain akibat masalah otot paha belakang yang dialami Messi pada pertandingan pertama melawan Paris Saint Germain. Pada pertandingan Rabu itu, Messi mengawali pertandingan di bangku pemain cadangan. Tanpa penyerang tajamnya, Barca memulai pertandingan dengan tempo lambat dan gawang mereka terancam melalui upaya Robben yang masih dapat dihentikan Pique, di mana ia berada di lapangan setelah sebelumnya ia mengamankan sektor kiri pada menit ke-11. Pique kembali mendapat ancaman tujuh menit kemudian saat tekel yang dilakukannya cukup untuk menggagalkan Philipp Lahm yang mengakhiri pergerakan indah Bayern. Pedro akhirnya memaksa kiper Manuel Neuer untuk melakukan penyelamatan pada menit ke-23 melalui tembakan jarak jauh, yang membuat kiper nomor satu asal Jerman tersebut berbalik dengan cepat untuk menyelamatkan gawangnya dan Xavi kemudian mendapat peluang terbaik bagi tuan rumah ketika ia melepaskan sepakan voli setelah Cecs Fabregas menahan bola dengan dadanya di dalam kotak penalti. Bagaimanapun, Barca masih kesulitan menampilkan permainan terbaiknya, di mana pertandingan daripada memecahkannya, mereka kemudian lebih banyak memainkan bola daripada menemukan targetnya, dan upaya lemah lainnya dari Adriano merupakan satu-satunya upaya mencetak gol sebelum turun minum. Hanya memerlukan tiga menit setelah babak kedua dimulai bagi Bayern untuk memberikan hantaman kepada pihak-pihak yang meragukan mereka akan pergi ke London untuk memainkan pertandingan final, ketika Robben mendapat umpan dari David Alaba, bergerak memotong ke dalam untuk melepaskan tembakan akhir, mengecoh Adriano dan menghancurkan harapan banyak orang ketika ia berupaya menaklukkan Victor Valdes, namun sang kiper masih mampu membuang bola sehingga hanya melahirkan tendangan penjuru. Bayern mendapatkan momen kedua mereka beberapa saat kemudian ketika serangan balik yang cepat membuat mereka unggul jumlah pemain di lini poertahanan Barca, namun kali ini mantan pemain Real Madrid Robben tidak mendapatkan sentuhan yang diperlukan dari umpan silang Franck Ribery dan bola bergerak melebar. Periode penguasaan bola yang dilakukan oleh juara Jerman itu memicu teriakan "ole" dari para pendukung tim tamu, yang disebabkan karena Barcelona terlihat seperti mengejar bayangan saat tim Jerman ini berupaya meniru gaya bermain tim lawan. Dengan pelatih tuan rumah Tito Vilanova yang sudah mengetahui bagaimana arah pertandingan ini, ia kemudian menarik keluar Xavi, dan Andres Iniesta, sedangkan pelatih Bayern Jupp Heynckes menarik Sebastian Schweinsteiger untuk menghindari peluang dirinya mendapat kartu kuning yang akan membuat dirinya absen di final. Namun rasa sakit lainnya kembali dirasakan tuan rumah 18 menit sebelum pertandingan usai, ketika operan bagus dari Luis Gustavo dimainkan Ribery di sisi kiri dan kemudian ia mengirim umpan silang yang disarangkan ke gawang sendiri oleh Pique. Dan tiga menit berselang skor berubah menjadi 3-0, ketika permainan bagus Ribery membuat dirinya melewati Alex Song dan mengirim bola ke tiang jauh untuk ditanduk Mueller yang merupakan gol ketiga pada pertandingan ini. (*)
Berita Terkait
Dortmund perkecil jarak dengan Muenchen
26 Januari 2026 09:01
Bayern melangkah ke babak 16 besar usai kalahkan USG 2-0
22 Januari 2026 06:08
Muenchen jaga jarak 11 poin dengan Dortmund
19 Januari 2026 07:07
Sembuh dari cedera, Musiala bisa bermain lawan RB Leipzig
17 Januari 2026 16:45
Bayern Muenchen kokoh di puncak klasemen Liga Jerman
15 Januari 2026 06:05
Pekan ke-17, Bayern berpeluang kokoh di puncak
13 Januari 2026 22:30
Muenchen pesta delapan gol ke gawang Wolfsburg
12 Januari 2026 05:38
Arsenal masih sempurna di puncak klasemen
11 Desember 2025 07:13
