Situbondo (ANTARA) - Kementerian Sosial akan segera membangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, apabila pemerintah daerah setempat telah memenuhi dua persyaratan yakni akses jalan ke lokasi dan ketersediaan air bersih.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo Viskanto Adi Prabowo di Situbondo, Rabu, mengaku telah menerima surat dari Kementerian Sosial mengenai persyaratan yang harus terpenuhi dalam pelaksanaan pembangunan sekolah rakyat di daerah itu.

"Surat dari Kemensos sudah kami terima, dan sudah kami sampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo pada hari ini, karena hal tersebut terkait dengan persyaratan yang wajib pemda penuhi jika ingin gedung Sekolah Rakyat segera dibangun," ujarnya.

Viskanto menjelaskan persyaratan pembangunan gedung sekolah rakyat yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu adalah membangun akses jalan dari jalan utama ke lokasi sekolah rakyat sekitar 50 meter, dan ketersediaan air bersih.

Untuk memenuhi dua persyaratan yang wajib terpenuhi itu, lanjutnya, membutuhkan anggaran dalam membangun jalan menuju lokasi pembangunan sekolah rakyat.

"Kami juga sudah menyampaikan ke Pak Sekda mengenai dua persyaratan yang wajib terpenuhi tersebut, sehingga nantinya pembangunan sekolah rakyat dapat segera dibangun," kata Viskanto.

Ia menambahkan, pemerintah daerah setempat telah menyiapkan lahan kosong seluas 9 hektare di Desa Siliwung, Kecamatan Panji, untuk pembangunan sekolah rakyat, dan telah dilakukan survei dan disetujui oleh tim dari Kementerian Sosial.

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis dengan asrama sebagai upaya untuk menekan angka kemiskinan ekstrem.

Program Sekolah Rakyat ini menyediakan fasilitas lengkap mulai dari pendidikan formal mulai SD sampai SMA, asrama, makan, pakaian hingga layanan kesehatan gratis.

"Sekolah Rakyat ini diprioritaskan bagi siswa dari keluarga miskin ekstrem sebagai upaya mengentaskan kemiskinan, karena salah satu indikator kemiskinan adalah rendahnya pendidikan," kata Viskanto.

 



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026