Situbondo (ANTARA) - Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengevaluasi pembangunan 41 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG karena tidak ada progres fisik.

"Sampai hari ini masih ada 41 titik pembangunan SPPG yang belum jelas progresnya atau bisa kami katakan tidak ada progres sama sekali," kata Ketua Satgas MBG Kabupaten Situbondo Akhmad Yulianto usai rapat evaluasi SPPG di Ruang Intelligen Room Pemkab Situbondo, Selasa.

Pada pekan depan, lanjut dia, Satgas MBG setempat akan memanggil 41 pengelola SPPG dan mereka diwajibkan hadir dengan memberikan pernyataan tertulis dan kesanggupannya menyelesaikan pembangunan SPPG.

Apabila puluhan pengelola SPPG yang dinilai tidak ada progres dalam pembangunan fisik dapur umum tersebut, kata Yuli, Satgas MBG setempat akan mengambil langkah mengusulkan untuk segera dilakukan pemutusan kontrak.

"Atau kami akan mengusulkan mengganti titik-titik pembangunan SPPG baru, mitra-mitra baru, sehingga program Makan Bergizi Gratis bisa berjalan sesuai harapan," ucap dia.

Yuli menjelaskan, 41 titik pembangunan SPPG  tersebar di 17 kecamatan itu tidak bisa dibiarkan terus-menerus, karena ini akan berpengaruh terhadap spread effect ekonomi.

"Kami sangat butuh MBG, masyarakat banyak yang bertanya-tanya terkait dengan kebutuhan sekolah-sekolah yang mana muridnya itu bisa mendapatkan makan bergizi gratis di sekolah," kata Yuli.

Sementara itu, Koordinator Badan Gizi Nasional Wilayah Situbondo, M Haikal Rizky menyampaikan ada beberapa kendala dalam pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

"Rata-rata mereka (41 SPPG) menyampaikan kekurangan bahan material, di mana bahan materialnya membelinya ke luar negeri, sehingga akhirnya proses pembangunan cukup terhambat," katanya.

Selain itu, kata Haikal, terhambatnya pembangunan 41 SPPG itu disebabkan dengan dana yang terbatas atau dana investor belum mencukupi.

"Pekan depan kami kumpulkan 41 pengelola SPPG tersebut, untuk memastikan kendala dan mencari solusi bersama dengan Satgas MBG," katanya.

Data diperoleh, sampai saat ini di Kabupaten Situbondo tercatat sebanyak 45 unit SPPG telah beroperasi dan menyasar pelajar mulai PAUD hingga sekolah menengah atas.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026