Situbondo (ANTARA) - Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatatkan capaian positif yakni 0,390 yang menunjukkan tren terus menurun mendekati angka nol sehingga kesetaraan gender di daerah setempat terus membaik.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Situbondo Imam Hidayat bersyukur atas capaian IKG yang hampir menyentuh angka nol.
"Semakin kecil angkanya, semakin setara. kKendati ketimpangan masih ada, namun angkanya terus menurun," katanya di Situbondo, Minggu.
Imam menjelaskan IKG menjadi indikator penting dalam mengukur ketimpangan yang terjadi antara laki-laki dan perempuan dari berbagai aspek kehidupan mulai dari pendidikan dan pekerjaan.
Dalam pelaksanaannya, lanjut dia, penurunan IKG di Situbondo merupakan hasil kerja keras dan kerja sama lintas Organisasi Perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo.
"Kalau di DP3AP2KB sendiri kebagian porsi pada indikator pemberdayaan, itu yang kami lakukan untuk terus menurunkan ketimpangan gender," kata Imam Hidayat.
Kendati IKG Situbondo tercatat mendekati kesetaraan sempurna, ia mengakui masih ada tantangan pada aspek pemberdayaan khususnya kaum perempuan di DPRD (legislatif).
Menurut Imam, keterwakilan kaum perempuan di parlemen masih sedikit dan kurang dari 30 persen, sehingga IKG belum mencapai angka nol.
"Kami telah menjalankan program strategis, salah satunya edukasi politik, kami melakukan sosialisasi kepada kalangan perempuan agar tertarik untuk terjun ke dunia politik," kata Imam Hidayat.
Pewarta: Novi HusdinariyantoUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.