Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) - Dinas Sosial Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim) mulai melakukan sosialisasi dan penjaringan calon siswa Program Sekolah Rakyat menjelang tahun ajaran baru 2026.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pacitan Agung Mukti Wibowo, Sabtu mengatakan, proses penjaringan calon siswa masih menunggu data resmi dari Kementerian Sosial RI.

“Istilahnya untuk Sekolah Rakyat ini tidak ada pembukaan pendaftaran. Kami menerima data calon siswa dari Kementerian Sosial,” katanya.

Program tersebut diperuntukkan bagi anak dari keluarga kurang mampu dengan sistem pendidikan berasrama.

Menurut dia, data tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data milik Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama untuk memastikan kesesuaian calon peserta didik.

Selanjutnya, petugas Program Keluarga Harapan (PKH) akan melakukan verifikasi lapangan guna memastikan calon siswa berasal dari keluarga kategori desil 1 atau desil 2.

“Petugas PKH akan mengecek langsung apakah keluarga benar-benar masuk kriteria dan memastikan kesiapan siswa maupun orang tua,” ujarnya.

Ia menjelaskan setiap calon siswa dan orang tua nantinya juga diminta menandatangani surat pernyataan kesediaan mengikuti program karena Sekolah Rakyat menerapkan sistem asrama.

Agung menambahkan Sekolah Rakyat di Pacitan direncanakan membuka tiga rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

“Setiap rombel diisi sekitar 25 sampai 30 siswa. Tantangan terbesar justru pada jenjang sekolah dasar karena sistemnya berasrama,” katanya.

 



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026