Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan ketersediaan hewan kurban di wilayah setempat dalam kondisi aman untuk menghadapi kebutuhan Idul Adha 1447 Hijriah/2026, sehingga masyarakat diharapkan dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang.

"Alhamdulillah, ketersediaan ternak kurban di Kabupaten Magetan tahun ini sangat mencukupi," ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan Nur Haryani di Magetan, Jawa Timur, Kamis.

Dia menjelaskan bahwa potensi ketersediaan hewan kurban pada tahun ini mencapai sapi di angka 10.000 ekor, kambing 14.000 ekor dan domba ada 10.000 ekor.

Sementara, mengacu pada tahun 2025, jumlah hewan ternak secara total yang dibutuhkan dalam melakukan ibadah kurban menyentuh angka 20 ribu ekor. Terinci untuk sapi yang disembelih di angka 3.000 ekor, kambing 14.000 ekor, dan domba 3.000 ekor.

Dari data tersebut, Nur Haryani memastikan bahwa ketersediaan atau stok untuk kebutuhan hewan kurban di Magetan sudah lebih dari cukup.

"Melihat potensi dan kebutuhan kurban tahun sebelumnya, dengan demikian, artinya untuk stok hewan kurban di Magetan, Insya Allah aman," kata dia.

Sebagai persiapan jelang Idul Adha, tim Disnakkan turun ke lapangan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, baik di kandang peternak maupun di pasar-pasar hewan.

"Seperti biasa rutin tiap tahun, kami di Bidang Kesehatan Hewan, terjun ke lapangan untuk memastikan bahwa ternak hewan kurban layak dan memenuhi syarat untuk disembelih, baik dari kesehatan maupun syariat Islam," katanya.

Pihaknya juga meningkatkan pengawasan lalu lintas ternak sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Hewan ternak dari luar daerah yang masuk ke Kabupaten Magetan wajib dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan dan izin masuk.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026