Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menghadirkan agenda Senja di Agrowisata Taman Suruh (AWT)  sehingga pengunjung dapat menikmati aneka seni dan budaya lokal di destinasi yang terletak di kaki Gunung Ijen itu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Senin, menyampaikan Agrowisata Taman Suruh di Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, itu merupakan wisata agro yang berada di ketinggian 450 meter di atas permukaan laut (mdpl).

"Program ini dirancang sebagai alternatif wisata sore yang terjangkau dan inklusif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," ujar dia.

Objek wisata Agrowisata Taman Suruh itu, lanjut Ipuk, saat ini juga dilengkapi wahana permainan keluarga serta agenda "Senja di AWT".

Program "Senja di AWT" ini, katanya, untuk menambah daya tarik, dan wisatawan tidak hanya menikmati keindahan AWT, namun juga bisa mengeksplorasi makanan khas Banyuwangi, serta menyaksikan atraksi seni dan budaya.

Menurut Ipuk, ragam menu tradisional seperti rujak soto, kesrut, gado-gado hingga kue cucur gula merah tersedia berdampingan dengan makanan kekinian.

"Lewat program ini, kami ingin menghadirkan ruang berkumpul yang nyaman bagi keluarga, sekaligus mendukung pelaku seni dan UMKM agar terus berkembang," kata dia.

Tak hanya kuliner, program ini juga melibatkan lebih dari 50 pelaku UMKM serta memberikan ruang bagi seniman lokal melalui pameran seni rupa, live sketch, hingga interaksi langsung dengan pengunjung.

"Untuk menambah daya tarik, pengunjung disuguhi hiburan seperti musik akustik, kesenian tradisional, hingga atraksi bela diri," tutur dia.

"Senja di AWT" akan menjadi agenda rutin yang digelar setiap akhir pekan, yakni Jumat hingga Minggu pada awal bulan, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.

 



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026