Sampang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Jawa Timur, mulai melakukan pemetaan daerah yang berpotensi rawan bencana, guna menekan risiko apabila terjadi bencana alam.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Muhammad Hozin di Sampang, Sabtu, mengatakan pemetaan daerah rawan itu, karena saat perubahan musim seperti ini, bencana sering terjadi.
"Jenis bencana yang sering terjadi pada perubahan musim seperti sekarang ini, yakni dari musim hujan ke kemarau biasanya berupa hujan deras yang disertai angin kencang," katanya.
Oleh karena itu, kata dia, mitigasi bencana berupa pendataan potensi rawan dan penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, penting dilakukan.
Berdasarkan hasil pemetaan, dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, tujuh kecamatan masuk kategori rawan, yakni Kecamatan Tambelangan, Robatal, Kedungdung, Karangpenang, Sokobanah, Ketapang, dan Jrengik.
"Kecamatan-kecamatan ini umumnya rawan terhadap bencana angin kencang atau puting beliung, terutama saat pancaroba, serta rawan terhadap bencana tanah longsor karena kondisi geografis wilayah yang berada di kawasan pesisir hingga pegunungan," katanya.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Muhammad Hozin menjelaskan berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pancaroba di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Sampang, masih akan berlangsung hingga pertengahan Mei 2026.
"Khusus di tujuh kecamatan yang masuk kategori rawan ini, kami juga telah menyampaikan sosialisasi langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan," katanya.
Ia mengimbau warga lebih waspada terhadap tanda-tanda cuaca ekstrem, seperti perubahan angin secara tiba-tiba atau langit yang mendadak gelap.
"Kami harap masyarakat lebih siaga, terutama saat beraktivitas di luar rumah. Jika terjadi angin kencang, segera cari tempat aman untuk menghindari risiko yang lebih besar," katanya.
Pewarta: Abd AzizEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026