Jakarta (Antara) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengakui ingin menjadi calon presiden pada bursa Pemilu 2014.
"Kalau tidak punya keinginan jadi presiden itu bohong, tetapi kalau ingin sekali itu tidak, belum sampai tahap itu," katanya saat ditemui di Gedung TVRI, Jakarta, Senin.
Pernyataan tersebut menanggapi hasil survei PolitcaWave.com yang menyebutkan Dahlan Iskan sebagai capres dengan elektabilitas tertinggi.
Dahlan juga mengaku memperhartikan dan mengucapkan terima kasih terhadap peringkatnya tersebut.
"Nanti kita tunggu pada titik tertentu, kalau peringkatnya rendah, banyak masyarakat yang tidak menyukai saya, tidak boleh memaksakan diri dan harus tahu diri," katanya.
Menurut dia, peringkatnya tersebut bukan rekayasa dan bukan hasil intervensi pihak tertentu.
"Peringkat itu ilmiah, bukan 'bikin-bikinan'. Saya sepenuhnya percaya pada peringkat itu," katanya.
Dia mengaku tidak akan mempetahankan peringkatnya tersebut.
"Peringkat itu sebagai dampak, artinya saya harus bekerja lebih keras, masyarakat yang menilai," katanya.
Dahlan juga mengaku tidak akan mempromosikan dirinya sebagai capres. (*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.