BPD harus mampu menjadi lembaga yang tangguh menghadapi perubahan, kompetitif melalui inovasi dan tata kelola yang baik, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Surabaya (ANTARA) - Bank Jatim mendorong penguatan peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam mendukung pembangunan ekonomi melalui bedah buku Bank Pembangunan Daerah Resilient, Competitive and Contributive karya Prof. Muhammad Mas'ud Said di ASEEC Tower Universitas Airlangga, Surabaya, Rabu.
Prof. Mas'ud menegaskan BPD memiliki posisi strategis sebagai penggerak pembangunan daerah.
"BPD harus mampu menjadi lembaga yang tangguh menghadapi perubahan, kompetitif melalui inovasi dan tata kelola yang baik, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ia menilai penguatan BPD memerlukan sinergi pemerintah daerah, regulator, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat agar transformasi dapat berjalan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut menjadi forum diskusi mengenai strategi memperkuat daya saing BPD di tengah perubahan teknologi, dinamika bisnis, serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang adaptif.
Diskusi dipandu Dahlan Iskan dengan menghadirkan Prof. Dr. Suparto Wijoyo dan Direktur Teknologi Informasi, Digital, dan Operasi Bank Jatim Dodit W. Probojakti sebagai panelis.
Sementara itu, Dodit W. Probojakti mengatakan transformasi digital menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing BPD.
Digitalisasi, kata dia, tidak hanya menghadirkan layanan perbankan yang lebih modern, tetapi juga meningkatkan efektivitas proses bisnis, kualitas pelayanan, keamanan sistem, dan pengambilan keputusan berbasis data.
Menurut Dodit, BPD harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menghadirkan solusi keuangan yang relevan bagi pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Melalui forum tersebut, Bank Jatim menegaskan komitmennya memperkuat transformasi, inovasi, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung BPD yang adaptif, berdaya saing, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
Pewarta: Faizal FalakkiEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.