Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Anggota DPR RI Maruf Mubarok memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Malang, Jawa Timur berjalan sesuai ketentuan dari pemerintah.
Maruf dalam keterangan resmi yang diterima di Malang, Senin, mengatakan telah meninjau langsung sistem pengolahan dan penyajian MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatirejoyoso 3 di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
"Saya melihat Dapur Jatirejoyoso 3 sudah memenuhi syarat, baik dari sisi fasilitas maupun pelaksanaannya. Ini penting agar kualitas makanan yang diberikan benar-benar bergizi dan aman dikonsumsi oleh masyarakat," kata Gus Mamak sapaan akrabnya.
Dalam peninjauan itu, Gus Mamak didampingi oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Chusni Mubarok dan jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kepanjen.
Baca juga: Sentuhan inovasi program MBG di Kota Malang
Menurutnya tata kelola operasional SPPG tersebut telah memenuhi standar, baik dari segi kebersihan, kualitas makanan, hingga sistem pendistribusian paket makanan ke penerima manfaat.
Apa yang telah berjalan di dapur MBG itu dikatakannya merupakan indikator positif pelaksanaan program dengan mengedepankan prinsip profesionalitas dan bertanggung jawab.
Kunjungan ini, kata dia, juga menjadi bagian dari tugas konstitusional sebagai anggota DPR RI, dalam fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah sehingga bisa langsung menyentuh masyarakat penerima manfaat.
Ia menegaskan pentingnya memastikan bahwa program Makan Bergizi benar-benar terlaksana secara optimal dan tepat sasaran.
"Sebagai anggota DPR RI, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat seperti Makan Bergizi, dapat berjalan dengan baik, transparan, dan memberikan manfaat nyata," ujarnya.
Baca juga: Pemkot Malang siapkan pembentukan kanal aduan soal MBG
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Chusni Mubarok menyatakan MBG di Malang berjalan dengan mengutamakan sinergisitas antara pemerintah pusat dengan daerah.
Langkah itu dinilai menjadi titik utama penentu ketepatan program makan bergizi gratis kepada penerima manfaat.
"Kami di tingkat provinsi tentu mendukung penuh program ini. Hasil peninjauan kami melihat pengelolaannya sudah berjalan baik," ucapnya.
Baca juga: Polres Malang selidiki penyebab dugaan keracunan di salah satu MTs
Selain itu, Chusni menegaskan pengawasan simultan ditujukan menjaga kualitas dan keberlanjutan program.
"Harapannya program ini bisa ditingkatkan kualitasnya dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan," kata dia.
Kepala Dapur SPPG Jatirejoyoso 3 Ananda Raffi Sutrisno mengatakan kehadiran anggota DPR RI menjadi dorongan semangat bagi para pelaksana di lapangan.
"Ini menjadi motivasi dan dukungan bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan menjaga standar kualitas serta layanan dapur pelaksana Makan Bergizi Gratis," tuturnya.
Baca juga: Pemkab Malang telusuri penyebab keracunan belasan pelajar Mts
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026